Dua Tahun Berkiprah di RI, Penjualan BYD Bertumbuh Pesat
BYD jadi salah satu merek mobil listrik asal Cina yang ikut meramaikan pasar otomotif Tanah Air. Harga ditawarkan kompetitif, kemudian modelnya beragam.
Hal-hal tersebut kemudian menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen Tanah Air. Terbarunya, model anyar mereka yakni BYD Atto 1 menyumbangkan penjualan positif sejak debut karena harganya ada di kisaran Rp 195 jutaan ke atas.
Bahkan di periode awal peluncuran BYD Atto 1, model itu mencatatkan wholesales (penyaluran dari pabrik ke diler) sampai 9.000 unit.
Hasilnya, BYD menutup 2025 dengan total penjualan retail sebanyak 44.342 unit, membuatnya berada di peringkat keenam merek mobil terlaris di dalam negeri sepanjang 2025.

Saat debutnya di 2024, BYD baru mulai melakukan pengiriman unit ke konsumen pada Juli. Kala itu, angka penjualan retail (distribusi dari diler ke konsumen) BYD adalah 2.047 unit.
Baru ada tiga produk ditawarkan mencakup BYD Dolphin, Atto 3 dan Seal. Ketiganya masuk RI dengan skema insentif mobil listrik impor.
BYD mempertahankan kestabilan angka penjualan retail 2.000-an unit kecuali pada September. Namun secara keseluruhan, di 2025 pencapaian BYD adalah 13.964 unit.
Di 2025 BYD menjaga angka penjualan retail di rentang 1.000 unit sampai 2.000 unit ke atas.
Penjualan retail tertinggi BYD tahun lalu adalah pada Oktober (9.732 unit), tidak lama setelah peluncuran Atto 1.
Pada akhir tahun BYD berhasil mencatatkan penjualan retail 44.342 unit dan pangsa pasar 5,3 persen.
Jika dihitung, kenaikan jumlah penjualan retail BYD dari 2024 ke 2025 adalah sebesar 217,5 persen.

BYD diyakini masih akan menghadirkan produk anyar di 2026. Kemudian beberapa model andalannya segera dirakit lokal sesuai ketentuan penerima manfaat insentif mobil listrik impor.
Selengkapnya, berikut angka penjualan BYD di Indonesia pada 2024 sampai 2025. Data tercantum diolah dari laporan penjualan retail Gaikindo dan belum termasuk sub merek mewah BYD, Denza.
Penjualan Retail BYD (2024)
- Juli: 2.047 unit
- Agustus: 2.389 unit
- September: 1.788 unit
- Oktober: 2.597 unit
- November: 2.833 unit
- Desember: 2.310 unit
Total: 13.964 unit
Penjualan Retail BYD (2025)
- Januari: 1.005 unit
- Februari: 1.488 unit
- Maret: 2.870 unit
- April: 3.531 unit
- Mei: 2.639 unit
- Juni: 2.172 unit
- Juli: 2.827 unit
- Agustus: 2.746 unit
- September: 2.036 unit
- Oktober: 9.732 unit
- November: 8.243 unit
- Desember: 5.053 unit
Total: 44.342 unit