Upaya Mempercepat Proses Pemulihan dan Pembangunan Aceh Pascabencana
Proses pemulihan dan pembangunan Aceh pascabencana terus menjadi perhatian berbagai pihak, baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat. Berbagai langkah strategis dilakukan secara terpadu untuk memastikan bahwa wilayah yang terdampak dapat segera bangkit, pulih, dan kembali menjalankan aktivitas sosial serta ekonomi secara normal.
Pendekatan yang mengedepankan kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci utama dalam mempercepat pemulihan yang berkelanjutan.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, kegiatan doa bersama yang dilaksanakan diharapkan menjadi penguat spiritual sekaligus simbol kebersamaan seluruh pemangku kepentingan dalam mendoakan keselamatan, ketabahan, dan kekuatan bagi masyarakat terdampak agar dapat segera bangkit dan pulih.
Momentum ini tidak hanya bermakna secara religius, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan semangat gotong royong yang telah lama menjadi identitas masyarakat Aceh.
Di sisi lain, dukungan konkret juga diwujudkan melalui penyaluran bantuan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya kemanusiaan dan pemulihan pascabencana. Kegiatan ini mencerminkan semangat gotong royong serta tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung masyarakat Aceh. Bantuan diberikan oleh Direktur Utama PTSI, Fajar Wibhiyadi dan Direktur Transformasi, Sumber Daya Manusia dan Umum PTSI, Evi Afiatin kepada Pemerintah Aceh.
Penyaluran bantuan tersebut diharapkan mampu membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan infrastruktur dan layanan publik yang terdampak.
Selain bantuan kemanusiaan, penguatan kelembagaan juga menjadi langkah penting dalam mendukung pembangunan jangka panjang. Pembukaan Kantor PT Surveyor Indonesia (Persero) Cabang Aceh menegaskan komitmen untuk semakin dekat dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat. Kehadiran kantor cabang ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan Aceh yang berkelanjutan khususnya melalui layanan jasa survei, inspeksi, pengujian, sertifikasi, dan konsultansi yang profesional, independen, dan berintegritas.
“Melalui pembukaan ini, kami ingin menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara BUMN, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun Aceh pascabencana. Dengan tata kelola yang baik, kepastian mutu, serta kepatuhan terhadap standar dan regulasi, Aceh pasti mampu bangkit menjadi wilayah yang tangguh dan berdaya saing,” ujar Direktur Utama PT Surveyor Indonesia, Fajar Wibhiyadi.
Melalui pembukaan Kantor Cabang Aceh ini, PT Surveyor Indonesia (Persero) berkomitmen untuk terus mendukung proses pemulihan, mempercepat pembangunan ekonomi daerah, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh. Sinergi yang terbangun diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan Aceh yang inklusif, berkelanjutan, dan semakin maju, sejalan dengan cita-cita membangun daerah yang tangguh dalam menghadapi tantangan di masa depan.