Es Kristal Vs Es Batu, Mana yang Cocok untuk Bikin Mocktail?
Selain campuran liquid, aspek utama yang penting saat membuat mocktail yaitu pemilihan esnya.
Bartender di Aloft Bali Kuta at Beachwalk bernama Oka mengatakan, pemilihan es untuk mocktail penting dilakukan.
Sebab, dalam penyajian mocktail, es tidak hanya berfungsi untuk membuat mocktail menjadi dingin, tetapi juga untuk hiasan. Lantas, apa jenis es yang tepat untuk membuat mocktail?
Es kristal vs es batu untuk mocktail
Bedasarkan penjelasan Oka, pada tahap penyajian mocktail, jenis es yang dipakai yaitu es kristal. Supaya, tampilannya lebih cantik saat disajikan.
"Tambahkan es batu yang crushed iced (es kristal), karena biar gampang untuk di-garnish (dihias), biar dapat tampilannya yang cantik. Kalau soal rasa, dia tidak terlalu berpengaruh," kata Oka.
Sementara untuk mendinginkan gelas mocktail ataupun mendinginkan gelas kocok alias shaker mocktail, kamu bisa menggunakan es batu yang berupa bongkahan.
Sebab, tujuan penambahan es batu pada dua tahap tersebut yaitu hanya menjaga supaya gelas dingin saat mocktail dituang.
Ilustrasi mocktail stroberi dan air jeruk nipis.
Kata Oka, mengingat es yang digunakan saat menyajikan mocktail ialah jenis es kristal, disarankan untuk menyajikan mocktail segera, karena es kristal akan cepat mencair dibanding es batu yang berbentuk bongkahan.
"Jadi saat penyajian, setelah diracik, langsung disajikan dan diminum, biar tidak watery (berair) , dan tampilannya bagus. Apalagi ini pakai crushed ice, ini lebih cepat mencair dibanding es batu yang besar-besar," ujar Oka.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang