Mahasiswa Institut Asia Malang Pecahkan Rekor MURI Lewat 130 Kreasi Mie Nusantara
Mahasiswa Institut Asia Malang mencatatkan prestasi nasional dengan memecahkan Rekor Dunia Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui penyajian 130 kreasi mie Nusantara dalam satu rangkaian kegiatan bertajuk Parade Mie Nusantara.
Rekor MURI tersebut dikukuhkan dalam acara yang digelar di Plaza Begawan Malang dan menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik yang dijalankan mahasiswa lintas program studi. Seluruh kreasi mie disajikan dalam satu hari pelaksanaan dan tercatat sekitar 4.000 porsi berhasil diproduksi serta dijual kepada masyarakat.
Kegiatan ini merupakan puncak dari mata kuliah Business Practice dan Technology in Practice, di mana mahasiswa ditantang menjalankan proses bisnis secara nyata, mulai dari riset produk dan pengembangan resep, pengolahan dan produksi, pengelolaan pemesanan berbasis teknologi digital, hingga strategi pemasaran dan penjualan langsung kepada konsumen.
Mahasiswa Institut Asia Malang Pecahkan Rekor MURI
Dalam pelaksanaannya, Institut Asia Malang berkolaborasi dengan Mi Bola Mas sebagai mitra industri kuliner yang mendukung kegiatan pembelajaran berbasis praktik tersebut. Kolaborasi ini membuka ruang eksplorasi bagi mahasiswa untuk menciptakan menu mie yang inovatif dengan tetap mengangkat cita rasa Nusantara.
Seluruh rangkaian acara dilaksanakan dengan sistem pre-order yang dibuka sebelumnya untuk mengelola permintaan dan produksi. Model ini menuntut mahasiswa memiliki perencanaan yang matang, koordinasi tim yang solid, serta kemampuan mengelola operasional dalam waktu terbatas.
Melalui pembagian peran yang jelas, mahasiswa tidak hanya mengasah kreativitas kuliner, tetapi juga kemampuan kolaborasi, komunikasi, dan manajemen usaha. Bahkan, salah satu kelompok mahasiswa tercatat mampu menyajikan dan menjual lebih dari 100 porsi mie dalam satu hari.
“Mahasiswa kami belajar menghadapi pasar sesungguhnya. Tidak peduli dari latar belakang keilmuan apa, mereka dituntut untuk kreatif, disiplin, dan mampu mengelola produksi serta pesanan berbasis teknologi. Inilah pembelajaran bisnis yang nyata,” ujar Wakil Rektor IV Institut Asia Malang, Rina Dewi.
Selain Mi Bola Mas, kegiatan ini juga melibatkan berbagai mitra strategis, antara lain HIPMI Kota Malang, Indonesia Chef Association (ICA) Malang Raya, serta SMK Tata Boga. Untuk menjaga kualitas sajian, mahasiswa mendapatkan pendampingan langsung dari chef profesional ICA Malang Raya, khususnya terkait standar higienitas, keamanan pangan, dan teknik pengolahan sesuai standar industri.
Parade Mie Nusantara menarik perhatian ribuan pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, keluarga, hingga pelaku industri kuliner. Selain menikmati beragam menu inovatif, pengunjung juga menyaksikan langsung proses pengukuhan rekor dunia oleh MURI.
Melalui kegiatan ini, Institut Asia Malang menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran aplikatif yang menyiapkan mahasiswa siap kerja dan siap usaha, sekaligus mendorong kolaborasi berkelanjutan antara dunia pendidikan dan industri kreatif.