Toyota Jadi Pabrikan Terlaris di Dunia 2025, Pecahkan Rekor Baru
Toyota berhasil menjadi pabrikan mobil terlaris di dunia untuk keenam kalinya berturut turut. Perusahaan asal Jepang tersebut tercatat membukukan penjualan sebesar 11.322.575 juta sepanjang 2025.
Jumlah tersebut naik 4,6 persen bila dibandingkan penjualan di 2024 yang hanya mencapai 10,8 juta unit. Bahkan lebih tinggi dari rekor sebelumnya 11,2 juta pada 2023.
Pencapaian ini pun jauh melampaui pencapaian Volkswagen Group yang berada di posisi kedua penjualan terbesar kedua. Dilansir Motor1, perusahaan asal Jerman tersebut hanya mencapai 8,98 juta unit.
Jika melihat data resmi secara detail, maka pencapaian Toyota tidak lepas dari baiknya pasar di luar Jepang. Pasalnya mereka melepas 9,25 juta unit sepanjang tahun 2025 atau 3,1 persen lebih tinggi dibanding 2024 yang hanya mencapai 8,97 juta unit.

Sementara untuk penjualan di Jepang sendiri, Toyota berhasil melepas 2,07 juta unit di 2025. Angka ini naik 11,9 persen dibanding 2024 yang sebesar 1,8 juta unit.
Meski demikian, catatan ini masih di bawah pencapaian di 2023 yang mencapai 2,3 juta unit. Ada pun rekor tertinggi terjadi pada 2019 dengan penjualan sebesar 2,33 juta unit.
Penjualan Toyota (termasuk Lexus) di Asia terbilang positif karena mencatat pertumbuhan 2,2 persen menjadi 3,28 juta unit. Penjualan di Cina menjadi salah satu kunci karena tingginya permintaan bZ3X dan bZ5.
Namun penurunan penjualan di Indonesia sebesar 12,2 persen menjadi hanya 260,446 unit mendapat evaluasi khusus. Toyota mengungkap bahwa penurunan ini disebabkan tantangan pasar akibat ketatnya aturan kredit serta penambahan pajak kendaraan.
Perlu diketahui bahwa sepanjang 2025, Toyota serta Lexus menjadi tulang punggung perusahaan dengan penjualan mencapai 10,53 juta unit. Jumlah tumbuh 3,7 persen dibanding tahun lalu dan mencapai rekor baru buat pabrikan.

Ada pun penjualan di Jepang adalah 1,5 juta unit, naik 4,1 persen dari sebelumnya. Sementara untuk pencapaian di luar negeri Matahari Terbit adalah 9,03 juta dan jadi rekor baru.
Kemudian penjualan Daihatsu juga mencatatkan hasil baik. Anak perusahaan tersebut melepas 675.285 unit atau naik 25,8 persen.
Pencapaian itu tidak lepas dari positifnya penjualan di Jepang mencapai 536.566 unit atau tumbuh 46,1 persen. Namun pasar di luar itu masih penuh tekanan karena terkoreksi 18 persen menjadi hanya 138.719 unit.
Catatan positif itu sayangnya tidak diikuti Hino. Pabrikan kendaraan niaga ini hanya mampu melepas 110.483 unit atau turun 12 persen dibanding tahun lalu.
Pasar Hino di Jepang hanya mencapai 22,425 unit atau melemah 18,6 persen. Sementara market di luar negeri Matahari Terbit pun cuma 77.058 unit, terkoreksi 8,8 persen.