Vinicius Junior Bungkam Siulan Suporter Real Madrid di Liga Champions
Vinicius Junior merespons kritik suporter dengan performa impresif saat Real Madrid membantai AS Monaco 6-1 pada laga fase liga Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Selasa malam waktu setempat.
Penyerang asal Brasil itu mencatatkan tiga assist dan satu gol, sekaligus meredam siulan sebagian penonton yang sempat terdengar ketika namanya diumumkan dalam susunan pemain awal.
Sejak menit-menit awal pertandingan, Vinícius mendapat sorakan negatif hampir setiap kali menyentuh bola. Namun, reaksi tribun perlahan berubah seiring jalannya laga. Dukungan mulai terdengar setelah kontribusinya dalam terciptanya sejumlah gol Madrid.
Puncaknya terjadi pada menit ke-63 ketika Vinícius mencetak gol pertamanya di Liga Champions musim ini. Selepas gol tersebut, ia tidak merayakan ke arah tribun, melainkan langsung menghampiri pelatih anyar Madrid, Álvaro Arbeloa, dan memeluknya.
“Beberapa hari terakhir sangat sulit bagi saya, terutama karena siulan dan semua yang dibicarakan tentang saya,” kata Vinícius usai pertandingan. “Saya ingin dinilai dari apa yang saya lakukan di lapangan untuk klub ini.”
Vinícius mengakui dukungan rekan setim menjadi faktor penting kebangkitannya. “Saya sudah memberi beberapa assist, dan mereka terus mendorong saya untuk mencetak gol. Kepercayaan itu sangat berarti,” ujarnya.
Siulan terhadap Vinícius kali ini tidak sekeras saat Madrid menang 2-0 atas Levante di LaLiga akhir pekan lalu. Bahkan, di laga melawan Monaco, Vinícius terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan.
Sebelum laga ini, Vinícius tengah berada dalam sorotan setelah performanya dinilai belum konsisten dan disebut-sebut sebagai salah satu faktor yang berujung pada pergantian pelatih Xabi Alonso, yang pekan lalu digantikan Arbeloa.
Pelatih Madrid, Álvaro Arbeloa, membela Vinícius dan menegaskan pentingnya peran sang pemain bagi tim.
“Ketika Bernabeu berada di pihaknya, dia tidak terhentikan. Jika kami ingin bersaing memperebutkan gelar, kami membutuhkan Vinícius,” kata Arbeloa. “Dia pantas mendapat dukungan. Pelukan itu bukan hanya untuk saya, tapi untuk semua fans Madrid yang tetap bersamanya.”
Dalam laga tersebut, Vinícius memberi assist untuk gol Kylian Mbappé dan Franco Mastantuono, serta mengirim umpan silang yang berujung gol bunuh diri Thilo Kehrer. Mbappé sendiri mencetak dua gol, termasuk pembuka pada menit kelima.
Jude Bellingham menutup pesta gol Madrid lewat gol keenam pada menit ke-80. Pemain Inggris itu juga sempat mendapat siulan pada laga sebelumnya, namun tampil solid sepanjang pertandingan.
“Madrid selalu lebih kuat ketika Bernabeu bersama kami,” ujar Arbeloa. “Saya melihat para pemain bekerja luar biasa. Itu yang kami butuhkan.”
Kemenangan telak ini membawa Real Madrid ke posisi kedua klasemen Liga Champions dengan satu laga tersisa, sekaligus membuka peluang besar finis di delapan besar dan lolos langsung ke fase berikutnya tanpa playoff.