Vinicius Junior Bakal Tinggalkan Real Madrid usai Diolok-olok di Bernabeu?
Masa depan Vinicius Junior di Real Madrid kembali menjadi tanda tanya besar setelah winger asal Brasil itu mendapat cemoohan terbuka dari pendukung sendiri di Stadion Santiago Bernabeu.
Tekanan terhadap Vinicius meningkat dalam beberapa pekan terakhir, dan mencapai puncaknya saat Real Madrid menjamu Levante pada pekan ke-20 Liga Spanyol 2025–2026, Sabtu 17 Januari 2026 malam WIB.
Sepanjang pertandingan, siulan dari tribun terdengar hampir setiap kali Vinicius menguasai bola atau mencoba melakukan aksinya di sisi lapangan.
Winger Real Madrid, Vinicius Junior rayakan gol.
Cemoohan dari publik Bernabeu sejatinya tidak hanya diarahkan kepada Vinicius. Jude Bellingham dan Federico Valverde juga sempat menjadi sasaran.
Sebagian Madridista menilai Vinicius belum menampilkan kontribusi maksimal di tengah tekanan musim ini. Ia dianggap lebih sering memunculkan drama ketimbang memberi dampak nyata bagi permainan Los Blancos.
Penilaian negatif terhadap Vinicius juga dikaitkan dengan kegagalan Real Madrid meraih Piala Super Spanyol 2026 serta tersingkirnya tim dari Copa del Rey. Selain performa di lapangan, Vinicius disebut turut menghadirkan ketegangan di ruang ganti, situasi yang kemudian disangkutpautkan dengan kepergian Xabi Alonso.
Gelombang tekanan tersebut akhirnya memancing respons langsung dari sang pemain. Laporan Diario Sport menyebutkan bahwa Vinicius menyampaikan pesan tegas kepada klub. Ia mengisyaratkan kesiapannya untuk meninggalkan Real Madrid jika terus menerima perlakuan tidak menyenangkan dari pendukung sendiri.
“Saya tidak ingin bermain di tempat di mana saya tidak diinginkan,” demikian pesan yang disampaikan Vinicius, dikutip dari Diario Sport.
Pernyataan itu muncul di tengah kondisi kontraknya yang masih menggantung. Vinicius kini hanya memiliki sisa kontrak sekitar 18 bulan bersama Real Madrid. Proses negosiasi perpanjangan kontrak berjalan alot dan belum mencapai kesepakatan.
Usai kepergian Xabi Alonso, manajemen Madrid sebenarnya berupaya mempercepat pembaruan kontrak Vinicius. Namun, dinamika yang berkembang di dalam dan luar lapangan membuat proses tersebut semakin rumit. Dengan situasi terkini, peluang Vinicius hengkang pada musim panas 2026 pun terbuka lebar.
Jika benar meninggalkan Bernabeu, klub-klub Arab Saudi telah lama memantau Vini. Sementara di Eropa, namanya juga kerap dikaitkan dengan sejumlah klub Liga Inggris, termasuk Manchester City dan Chelsea, dalam setahun terakhir.
Berdasarkan data Transfermarkt, Vinicius Junior memiliki nilai pasar sekitar 150 juta euro. Di sisi lain, Real Madrid memagari sang pemain dengan klausul rilis fantastis senilai 1 miliar euro, sebuah angka yang mencerminkan betapa pentingnya Vinicius dalam proyek klub.
Situasi ini menempatkan Real Madrid dan Vinicius pada persimpangan krusial. Cemoohan dari tribun bukan sekadar reaksi sesaat, melainkan sinyal relasi yang tengah diuji. Bagaimana klub merespons ketegangan ini akan sangat menentukan apakah Vinicius tetap menjadi simbol masa depan Madrid, atau justru memilih membuka lembaran baru di tempat lain.