Top 6+ Klub yang Berpotensi Jadi Tujuan Xabi Alonso usai Pergi dari Real Madrid

Xabi Alonso
Xabi Alonso

 Kepergian Xabi Alonso dari kursi pelatih Real Madrid menutup bab yang berjalan jauh dari ekspektasi awal. Sosok yang datang sebagai simbol regenerasi dan ketenangan ruang ganti justru meninggalkan Santiago Bernabeu dalam suasana yang tidak ideal, menyisakan pertanyaan besar soal langkah berikutnya.

Meski masa kepemimpinannya di Madrid berakhir tanpa stabilitas, reputasi Alonso sebagai pelatih muda dengan rekam jejak kuat di Bayer Leverkusen membuat namanya tetap berada di radar klub-klub elite Eropa.

Penunjukan Alonso sebagai pengganti Carlo Ancelotti sempat disambut optimisme. Musim dibuka dengan hasil positif, sebelum situasi mulai memburuk, terutama di ruang ganti Los Blancos. Kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol menjadi titik balik yang mempercepat keretakan internal.

Kegagalan di Madrid tidak serta-merta menghapus prestasi Alonso sebelumnya. Keberhasilannya bersama Bayer Leverkusen, termasuk musim tak terkalahkan di Bundesliga, tetap menjadi referensi utama bagi klub-klub calon peminat.

Di usia 44 tahun, Alonso masih dipandang sebagai pelatih dengan pendekatan taktis tajam dan kapasitas membangun tim dalam jangka menengah hingga panjang.

1. Tottenham Hotspur

Manajer Tottenham Hotspur, Thomas Frank

Tottenham Hotspur tengah berada dalam fase sulit di bawah Thomas Frank. Tekanan terhadap pelatih asal Denmark itu meningkat seiring performa Spurs yang belum stabil.

Alonso secara profil cocok dengan proyek peremajaan Tottenham. Namun, posisi klub yang berada di papan tengah Liga Inggris membuat skenario ini sulit diwujudkan, terlebih dengan opsi lain yang lebih kompetitif tersedia bagi Alonso.

2. Paris Saint-Germain

Paris Saint-Germain baru saja menyapu bersih gelar di bawah Luis Enrique. Meski kontrak sang pelatih akan berakhir pada 2027 dan belum diperpanjang, Enrique belum menunjukkan tanda akan hengkang dalam waktu dekat.

Alonso dinilai sejalan dengan filosofi kolektif PSG saat ini. Namun, selama Enrique bertahan, peluang Alonso menuju Parc des Princes masih tergolong kecil.

3. Manchester United

Pelatih Manchester United, Michael Carrick

Pelatih Manchester United, Michael Carrick

Manchester United kembali berada di fase transisi setelah kegagalan Ruben Amorim. Michael Carrick ditunjuk sebagai pelatih interim, sementara manajemen mencari figur jangka panjang.

Kesamaan sistem permainan Alonso dengan pendekatan yang sempat diterapkan Amorim menjadikan United opsi yang masuk akal secara teknis. Meski begitu, riwayat Alonso yang pernah menolak United serta keterkaitannya dengan Liverpool berpotensi menjadi hambatan signifikan.

4. Bayern Munich

Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany

Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany

Bayern Munchen pernah mendekati Alonso setelah kesuksesannya bersama Leverkusen. Selain rekam jejak di Bundesliga, Alonso juga memiliki ikatan emosional setelah menutup karier bermainnya di Bayern.

Namun, stabilitas Bayern di bawah Vincent Kompany, yang kontraknya diperpanjang hingga 2029, membuat kemungkinan pergantian pelatih dalam waktu dekat relatif kecil, kecuali terjadi penurunan performa drastis.

5. Manchester City

Spekulasi masa depan Pep Guardiola terus mengiringi Manchester City meski kontraknya masih berlaku hingga 2027. Alonso disebut-sebut sebagai salah satu nama yang dipertimbangkan jika City memasuki era baru.

Gaya menyerang Alonso dinilai lebih mudah diadaptasi di City dibandingkan Madrid. Meski demikian, semua skenario ini bergantung pada keputusan Guardiola untuk bertahan atau pergi.

6. Liverpool

Pelatih Liverpool Arne Slot

Pelatih Liverpool Arne Slot

Liverpool menjadi opsi yang paling logis dari berbagai sudut pandang. Tekanan terhadap Arne Slot meningkat setelah musim keduanya berjalan kurang meyakinkan.

Alonso sejak lama masuk daftar incaran Liverpool dan memiliki ikatan kuat dengan Anfield sebagai mantan pemain. Kehadiran Jeremie Frimpong dan Florian Wirtz, dua sosok kunci suksesnya di Leverkusen, semakin memperkuat narasi potensi reuni.