4 Raksasa Liga Inggris Berebut Tanda Tangan Xabi Alonso usai Tinggalkan Real Madrid

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso
Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso

 Perpisahan Xabi Alonso dengan Real Madrid tak serta-merta menutup peluangnya di level elite Eropa. Meski masa baktinya di Santiago Bernabéu berakhir lebih cepat dari ekspektasi, reputasi Alonso sebagai pelatih papan atas tetap terjaga dan bahkan terus mengundang minat klub-klub besar.

Kerja sama Alonso dan Real Madrid resmi berakhir pada 12 Januari 2026, setelah kedua belah pihak sepakat mengakhiri kolaborasi yang berjalan sekitar delapan bulan. Keputusan tersebut diambil sehari setelah Los Blancos kalah 2-3 dari Barcelona pada final Piala Super Spanyol.

“Tahap profesional ini berakhir, dan hasilnya tidak seperti yang kami harapkan,” ujar Alonso. Ia menegaskan bahwa menangani Real Madrid merupakan sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar dalam karier kepelatihannya.

Xabi Alonso dan Kylian Mbappe

Perjalanan Alonso bersama Madrid memang diwarnai dinamika. Secara kompetisi, ia membawa Los Blancos berada di peringkat kedua klasemen Liga Spanyol 2025-2026 setelah 19 pertandingan. Madrid terpaut empat poin dari Barcelona yang memimpin klasemen.

Pada awal kedatangannya, Alonso diharapkan menjadi simbol regenerasi di tubuh Real Madrid. Namun dalam praktiknya, proses tersebut tidak berjalan mulus. Tim mengalami pasang surut performa, yang pada akhirnya memengaruhi stabilitas internal maupun hasil di lapangan.

Situasi semakin rumit ketika kepergian Alonso turut dikaitkan dengan ketegangan hubungannya dengan dua pemain bintang Madrid, Vinicius Junior dan Kylian Mbappe. Faktor tersebut memperkuat narasi bahwa masa kepelatihannya di ibu kota Spanyol penuh tantangan.

Meski gagal memenuhi ekspektasi tinggi di Madrid, citra Alonso di mata Eropa tidak serta-merta menurun. Justru sebaliknya, ia tetap dipandang sebagai salah satu pelatih dengan prospek paling menjanjikan di benua biru.

Dalam beberapa waktu terakhir, Alonso disebut masuk radar empat klub besar Liga Inggris. Liverpool, Manchester City, Manchester United, dan Tottenham Hotspur dikabarkan memantau situasinya, seiring dinamika yang terjadi di masing-masing tim.

Minat terhadap Alonso tidak hanya datang dari Inggris. Media Spanyol melaporkan Bayern Muenchen turut mengamati peluang merekrut pelatih berusia 44 tahun tersebut. Saat ini, Bayern masih ditangani Vincent Kompany dengan kontrak hingga 2029, namun ketertarikan terhadap Alonso disebut sudah ada sejak sebelum ia bergabung dengan Real Madrid.

Ketertarikan Bayern tak lepas dari rekam jejak Alonso saat menukangi Bayer Leverkusen. Bersama Die Werkself, ia mencatatkan musim bersejarah 2023-2024 dengan menyabet gelar Bundesliga dan DFB Pokal. Pada musim yang sama, Leverkusen juga melaju hingga final Liga Europa sebelum finis sebagai runner-up.

Prestasi tersebut menjadi fondasi kuat yang membuat nama Alonso tetap relevan di bursa pelatih Eropa. Meski pengalamannya di Real Madrid berakhir lebih cepat dari rencana, perjalanan karier Alonso masih terbuka lebar, dengan sejumlah klub elite siap menunggu langkah berikutnya.