Teja Paku Alam Ingatkan Persib Waspadai PSBS Biak di Awal Putaran Kedua

Kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam
Kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam

 Persib Bandung akan membuka putaran kedua BRI Super League 2025/26 dengan menjamu PSBS Biak. Meski berstatus pemuncak klasemen, Maung Bandung diingatkan untuk tidak terlena menghadapi tim papan bawah yang sedang berupaya bangkit.

Penjaga gawang Persib, Teja Paku Alam, menegaskan bahwa posisi PSBS Biak di peringkat ke-15 tidak bisa dijadikan tolok ukur tunggal. Menurutnya, tim berjuluk Badai Pasifik itu tetap menyimpan potensi ancaman, terlebih di tengah masa transisi pergantian pelatih.

Teja menyoroti kualitas individu pemain PSBS yang dinilai patut diwaspadai. Ia menyebut dua penyerang asing yang telah memberi kontribusi signifikan sepanjang musim berjalan.

Kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam

“Persaingan di liga itu sekarang hampir merata. Walaupun PSBS Biak berada di bawah, tapi mereka punya pemain yang bagus, kualitas yang bagus, dan kita pastinya harus mewaspadai itu,” ujar Teja.

Blanco Ruyery, penyerang asal Kolombia, telah mencetak enam gol, sementara Luquinhas menyumbang lima gol. Catatan tersebut menjadi indikator bahwa PSBS tetap berbahaya jika diberi ruang, terutama dalam situasi pertandingan terbuka.

Persib sendiri tengah mempersiapkan laga ini dengan target mempertahankan posisi puncak klasemen dari tekanan klub-klub pesaing. Laga awal putaran kedua dinilai krusial untuk menjaga momentum setelah performa solid di paruh pertama kompetisi.

Teja berharap timnya mampu mengawali putaran kedua dengan hasil positif. Ia menilai kesiapan dan fokus sejak pertandingan pertama menjadi faktor penting dalam menjaga konsistensi.

“Persiapannya pasti kita harus selalu siap karena sudah mau masuk ke putaran kedua. Semoga kita bisa memulai, melakukan start dengan baik,” ungkapnya.

Peran Teja di bawah mistar menjadi salah satu fondasi kekuatan Persib. Sepanjang putaran pertama, ia mencatat sembilan clean sheet dari 15 penampilan. Persib hanya kebobolan 11 gol, menjadikan mereka sebagai tim dengan lini pertahanan terbaik hingga akhir putaran pertama.

Kondisi tersebut menjadi modal penting bagi Persib jelang menghadapi PSBS Biak. Namun, peringatan Teja menegaskan satu hal: status pemuncak klasemen tidak serta-merta menjamin laga mudah, terutama saat kompetisi memasuki fase penentuan.