Menilik Penjualan Merek Jepang-Korea Pasca Kehadiran Mobil Cina

 Tidak banyak orang menyangka bahwa mobil Cina bakal menjadi sebuah tren yang banyak diminati masyarakat belakangan ini.

Brand Tiongkok yang hadir di Indonesia seperti Chery dan Geely bukanlah nama-nama asing. Mereka sebelumnya sempat berkiprah sebelum akhirnya gulung tikar karena berbagai faktor.

Seiring berjalannya waktu manufaktur Cina mengubah strategi. Geely kembali masuk Indonesia, fokus menghadirkan kendaraan ramah lingkungan, baik itu mobil listrik maupun hybrid.

Chery melengkapi portofolio Sport Utility Vehicle (SUV) mereka dengan model-model dari seri Tiggo. Kemudian menghadirkan varian hybrid-nya serta mobil listrik bergaya boxy yakni J6 dan J6T.

Mobil Listrik J6 Jadi Andalan Chery Menggoda Konsumen di RI, Belum Gantikan Dominasi Merek Jepang, Penjualan Retail 2023, Penjualan Retail 2024, Penjualan Retail 2025

Merek mobil Korea Selatan seperti Hyundai yang sempat berjaya pasca pemberian insentif mobil listrik dari pemerintah, justru meredup.

Sedangkan manufaktur Jepang sampai sekarang fokus membawa mobil hybrid alih-alih Electric Vehicle (EV) karena pertimbangan harga, kesiapan konsumen dan infrastruktur.

Jika dilihat secara rinci pada data Gaikindo per 2023, ada 35 merek terdaftar. Saat itu merek mobil Cina khusus menjual kendaraan penumpang mencakup Wuling, Chery, DFSK, MG, Neta dan Seres.

Wuling masih jadi merek Cina terlaris dengan jumlah penjualan retail 25.992 unit. Jika digabung, semua brand Tiongkok menyumbangkan angka 32.898 unit.

Merek Jepang tetap mendominasi. Toyota di puncak menyalurkan 325.395 unit di 2023. Kemudian disusul Daihatsu 194.108 unit dan Honda 128.010 unit.

Sedangkan Hyundai mengamankan penjualan 35.736 unit disokong berbagai model termasuk mobil listrik Ioniq 5 yang debut di 2022.

Kia mengincar konsumen berbeda dari Hyundai menyumbangkan penjualan retail 1.579 unit di periode tersebut.

Beralih ke 2024, jumlah merek terdaftar naik jadi 42 nama. Ada merek anyar seperti BAIC, Aion dan BYD.

Di 2024, penjualan retail secara keseluruhan turun ke kisaran 800 ribu unit. Toyota sampai Daihatsu ikut mengalami penurunan dengan total penjualan retail 293.788 unit dan 168.263 unit.

BAIC BJ30 Hybrid, Belum Gantikan Dominasi Merek Jepang, Penjualan Retail 2023, Penjualan Retail 2024, Penjualan Retail 2025

BYD yang baru debut dan mulai mengirimkan unit ke konsumen pada Juli mengakhiri 2024 dengan penjualan 13.964 unit. Perlahan mengejar Hyundai di angka 22.925 unit.

Chery mengalami kenaikan signifkan dari 3.952 unit di 2023 menjadi 8.626 unit di tahun berikutnya. Perlu diketahui di tahun itu, Chery meluncurkan mobil listrik perdana mereka buat konsumen RI yakni Omoda 5.

Puncaknya adalah di 2025. Sejumlah merek Cina mempertahankan penjualan mereka dan mulai membalap rival-rivalnya.

BYD menyalurkan 44.342 unit mobil baru ke pelanggan sepanjang 2025. Sedangkan sub mereknya yakni Denza sebesar 7.324 unit.

Belum Gantikan Dominasi Merek Jepang

Meskipun terlihat perubahan peta persaingan, namun merek Jepang konsisten mempertahankan angka penjualan di Indonesia.

Mobil-mobil dengan harga kompetitif serta jaringan diler tersebar merata di berbagai wilayah Indonesia, memberikan rasa aman tersendiri.

Merek Cina mulai menunjukkan tren positif tetapi tampaknya belum bisa menggoyahkan dominasi pabrikan Jepang yang sudah lama berkiprah di dalam negeri.

Namun pertumbuhannya cukup pesat. Jika dibandingkan, total penjualan merek mobil Cina di 2023 adalah 32.898 unit dan naik 228,6 persen menjadi 108.125 unit di 2025.

Hanya saja brand Tiongkok perlu konsisten dalam jangka waktu panjang apabila ingin menantang dominasi manufaktur asal Negeri Sakura.

Sementara pabrikan Korea Selatan yaitu Hyundai dan Kia tampak perlu mengatur ulang strategi di tengah ketatnya persaingan otomotif Tanah Air. 

Selengkapnya, berikut KatadataOTO merangkum data penjualan retail merek Jepang, Korea dan Cina di Indonesia selama tiga tahun terakhir. Sebagai catatan, penjualan retail merupakan distribusi dari diler ke tangan konsumen.

Penjualan Retail 2023

Merek Jepang (Total: 821.076 unit)

  1. Toyota: 325.395 unit
  2. Daihatsu: 194.108 unit
  3. Honda: 128.010 unit
  4. Suzuki: 82.244 unit
  5. Mitsubishi: 81.792 unit
  6. Mazda: 4.902 unit
  7. Lexus: 2.280 unit
  8. Nissan: 1.824 unit
  9. Subaru: 521 unit
Wuling Cloud EV, Belum Gantikan Dominasi Merek Jepang, Penjualan Retail 2023, Penjualan Retail 2024, Penjualan Retail 2025

Merek Cina (Total: 32.898 unit)

  1. Wuling: 25.992 unit
  2. Chery: 3.952 unit
  3. DFSK: 1.598 unit
  4. MG: 1.154 unit
  5. Neta: 166 unit
  6. Seres: 36 unit

Merek Korea Selatan (Total: 37.315 unit)

  1. Hyundai: 35.736 unit
  2. Kia: 1.579 unit 

Penjualan Retail 2024

Merek Jepang (Total: 717.619 unit)

  1. Toyota: 293.788 unit
  2. Daihatsu: 168.263 unit
  3. Honda: 103.023 unit
  4. Mitsubishi: 74.030 unit
  5. Suzuki: 69.392 unit
  6. Mazda: 4.318 unit
  7. Lexus: 2.758 unit
  8. Nissan: 1.427 unit
  9. Subaru: 620 unit

Merek Cina (Total: 54.281 unit)

  1. Wuling: 25.067 unit
  2. BYD: 13.964 unit
  3. Chery: 8.626 unit
  4. MG: 4.123 unit
  5. Aion: 960 unit
  6. Tank: 600 unit
  7. Neta: 570 unit
  8. BAIC: 198 unit
  9. Seres: 98 unit
  10. Haval: 75 unit

Merek Korea Selatan (Total: 23.312 unit)

  1. Hyundai: 22.097 unit
  2. Kia: 1.215 unit

Penjualan Retail 2025

Merek Jepang (Total: 609.183 unit)

  1. Toyota: 258.923 unit
  2. Daihatsu: 137.855 unit
  3. Honda: 71.233 unit
  4. Mitsubishi: 70.338 unit
  5. Suzuki: 64.838 unit
  6. Mazda: 3.232 unit
  7. Lexus: 1.523 unit
  8. Nissan: 941 unit
  9. Subaru: 300 unit
Rapor Penjualan Denza di Indonesia, Tembus 5 Ribu Unit, Belum Gantikan Dominasi Merek Jepang, Penjualan Retail 2023, Penjualan Retail 2024, Penjualan Retail 2025

Merek Cina (Total: 108.125 unit)

  1. BYD: 44.342 unit
  2. Wuling: 20.607 unit
  3. Chery: 19.485 unit
  4. Denza: 7.324 unit
  5. Aion: 6.940 unit
  6. Jaecoo: 2.500 unit
  7. Geely: 2.194 unit
  8. MG: 1.856 unit
  9. GWM: 1.449 unit
  10. DFSK: 849 unit
  11. Xpeng: 824 unit
  12. Jetour: 804 unit
  13. BAIC: 677 unit
  14. Neta: 406 unit
  15. Maxus: 192 unit
  16. Seres: 151 unit

Merek Korea Selatan (Total: 19.937 unit)

  • Hyundai: 19.664 unit
  • Kia: 273 unit