Apa Itu Rotasi Bumi yang Diperingati Setiap 8 Januari? Ini Sejarahnya

rotasi Bumi, Hari Rotasi Bumi, Apa Itu Rotasi Bumi yang Diperingati Setiap 8 Januari? Ini Sejarahnya, Apa yang dimaksud dengan rotasi Bumi?, Mengapa rotasi Bumi penting bagi kehidupan?, Mengapa 8 Januari diperingati sebagai Hari Rotasi Bumi?, Rotasi Bumi, cuaca, dan gaya Coriolis, Dapatkah rotasi Bumi berubah?

Terdapat peringatan internasional bertajuk Earth's Rotation Day atau Hari Rotasi Bumi pada hari ini Kamis (8/1/2026)

Dilansir dari National Today, peringatan setiap 8 Januari ini bertujuan untuk mengenang fisikawan Perancis Leon Foucault yang telah membuktikan bahwa Bumi berputar pada porosnya. 

Dalam kehidupan sehari-hari, rotasi Bumi ini dapat dibuktikan dengan pergantian siang-malam. 

Meskipun kini rotasi Bumi merupakan pengetahuan umum, konsep ini awalnya tidak begitu saja diterima oleh masyarakat. Hingga akhirnya Foucault dapat membuktikannya lewat sebuah eksperimen sederhana.

Lantas, apa itu rotasi Bumi dan bagaimana sejarah peringatannya lahir?

Apa yang dimaksud dengan rotasi Bumi?

Dilansir dari laman EBSCO, rotasi Bumi merupakan perputaran Bumi pada porosnya. 

Satu kali putaran memakan waktu sekitar 24 jam atau satu hari dan berputar dari barat ke timur, menyebabkan pergantian siang dan malam. 

Akibat pergerakan ini, Matahari, Bulan dan bintang-bintang tampak bergerak dari timur ke barat di langit. 

Mengapa rotasi Bumi penting bagi kehidupan?

Selain menentukan siang dan malam, rotasi Bumi juga mengatur ritme kehidupan masyarakat di seluruh dunia. 

Mulai dari pembagian waktu, jam biologis tubuh, hingga aktivitas makhluk hidup lain bergantung pada siklus harian yang merupakan hasil dari rotasi Bumi. 

Karena rotasi, Bumi tidak berbentuk bulat sempurna melainkan sedikit mengembang di khatulistiwa dan agak pipih di bagian kutub. 

Mengapa 8 Januari diperingati sebagai Hari Rotasi Bumi?

Peringatan Hari Rotasi Bumi berkaitan dengan eksperimen Leon Foucault pada tahun 1951. Ia melakukan percobaan dengan bandul Focault untuk membuktikan bagaimana Bumi berputar. 

Dalam percobaannya, Foucault menggantung bola besi berat pada tali yang sangat panjang. 

Saat bandul tersebut diayunkan, arah ayunannya tampak perlahan berubah.

Perubahan ini bukan karena bandulnya yang berbelok, melainkan karena Bumi berputar di bawah bandul tersebut. 

Dengan kata lain, bandul mempertahankan arah ayunannya, sementara lantai dan Bumi di bawahnya terus bergerak.

Percobaan ini pertama kali dilakukan di Observatorium Paris, lalu dipamerkan di Panthéon, Prancis. 

Hingga kini, bandul Foucault dapat ditemukan di berbagai museum sains, observatorium, dan universitas di dunia.

Rotasi Bumi, cuaca, dan gaya Coriolis

Rotasi Bumi juga menimbulkan gaya Coriolis, yaitu efek yang membuat arah gerak angin dan arus laut membelok.

Di belahan Bumi utara, pergerakan massa udara cenderung membelok ke kanan, sedangkan di belahan selatan membelok ke kiri.

Efek ini berperan penting dalam pembentukan pola angin global, badai, dan arus laut, yang pada akhirnya memengaruhi iklim berbagai wilayah di dunia.

Dapatkah rotasi Bumi berubah?

Kecepatan rotasi Bumi ternyata perlahan melambat. Penyebab utamanya adalah tarikan gravitasi Bulan yang menimbulkan gesekan pasang surut laut.

Bukti perlambatan ini ditemukan dari fosil karang dan kerang purba. Jutaan tahun lalu, satu hari di Bumi lebih pendek dibandingkan sekarang. 

Saat ini, panjang hari bertambah beberapa milidetik setiap abad.

Penelitian modern juga menunjukkan bahwa pemanasan global dan pencairan es di kutub dapat memengaruhi distribusi massa Bumi. 

Situasi ini ikut berkontribusi pada perubahan kecil dalam rotasi dan sumbu Bumi.

Sementara itu, peringatan Hari Rotasi Bumi setiap 8 Januari mengingatkan bahwa gerakan sederhana Bumi yang nyaris tidak kita sadari ini memiliki dampak besar bagi kehidupan. 

Dari siang dan malam, waktu, cuaca, hingga iklim global, semuanya terkait erat dengan rotasi Bumi.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang