Hati-Hati Ini yang Terjadi Kalau Kamu Sering Sharing Skincare Bareng Teman

Ilustrasi Penggunaan skincare
Ilustrasi Penggunaan skincare

 Meminjam beberapa skincare kepada teman mungkin hal yang umum kita lakukan, terutama ketika kita lupa membawa skincare saat keluar rumah. Namun tindakan tersebut ada baiknya ditinggalkan.

Ya meski terlihat sepele meminjam pelembap teman atau mencoba maskara baru milik teman, tapi ternyata meminjam produk skincare itu bisa memicu masalah serius pada kulit kita.

Salah satu pendiri sekaligus dokter kulit utama di Skin Beyond Borders (SkinBB), Dr. Pravin Banodkar, ada beberapa risiko yang terjadi jika sering meminjam produk skincare milik teman mulai dari iritasi ringan hingga infeksi bakteri yang serius.

Melansir laman Hindustan Times, Rabu 7 Januari 2026, alasan utama seseorang untuk menggunakan produk skincare pribadi adalah karena setiap orang memiliki profil kulit yang berbeda. Apakah kulitmu normal, kering, berminyak, kombinasi, atau sensitif, setiap produk diformulasikan untuk kebutuhan tertentu.

“Orang dengan tipe kulit berminyak menggunakan produk yang dirancang untuk mengurangi minyak. Produk itu mungkin tidak cocok untuk orang yang memiliki kulit sangat kering dan sensitif,” jelas Dr. Banodkar.

Bahaya kontaminasi

Menurut Dr. Banodkar, menggunakan formula yang salah bisa mengganggu lapisan pelindung alami kulit, yang dapat menyebabkan:

  • Dermatitis kontak: ruam merah dan gatal.
  • Reaksi alergi: peradangan mendadak akibat bahan yang tidak cocok.
  • Jerawat: pori-pori tersumbat karena formula berat yang tidak sesuai dengan tipe kulit.

Selain kecocokan kulit, Dr. Banodkar menekankan bahwa tindakan berbagi produk secara fisik bisa menjadi sarang kuman. Produk yang dikemas dalam jar sangat berisiko karena pengguna harus mencelupkan jari ke dalamnya. Kuman dari tangan satu orang bisa mencemari seluruh isi jar, sehingga bakteri berkembang dan bisa ‘mengacaukan’ kulit.

Risiko ini semakin tinggi ketika produk bersentuhan dengan cairan tubuh, seperti:

  • Air mata dan lendir (produk mata/maskara)
  • Air liur (lip balm/lipstik)
  • Nanah atau darah (dari jerawat aktif atau luka gores)

Dr. Banodkar juga membagikan “zona kuman” yang umum dihindari salah satunya adalah penggunaan sabun batanga bersama-sama.

“Batang sabun termasuk zona berbahaya karena membutuhkan waktu lama untuk kering setelah digunakan, dan bakteri senang dengan lingkungan yang lembap seperti ini,” kata dia.

Cara tetap aman

Untuk menjaga kulit tetap sehat dan menghindari mengundang pihak ketiga yang tidak diinginkan (bakteri) ke dalam pertemananmu, Dr. Banodkar menyarankan kebijakan hands-off yang ketat untuk barang-barang yang dibagi.

Untuk koleksi pribadi, kebersihan juga sangat penting seperti kuas makeup, aplikator, dan spons sebaiknya dibersihkan setidaknya seminggu sekali. Dr. Banodkar menyarankan menggunakan semprotan berbasis alkohol atau pembersih harianmu agar alat-alat tetap steril.