Lampaui Thailand, Vietnam Jadi Destinasi Favorit Turis China Tahun 2025

Jumlah turis asal China yang berkunjung ke Vietnam pada tahun 2025 mencapai 3,5 juta wisatawan. Angka ini melampui jumlah turis asal China yang berkunjung ke Thailand.
Dilansir dari laman Travel and Tour World, lonjakan kunjungan ini menjadikan Vietnam unggul melampaui Thailand sebagai pemimpin pasar turis China.
"Perubahan ini disebabkan oleh pergeseran selera di pasar pariwisata internasional dan meningkatnya minat wisatawan independen terhadap pengalaman liburan yang lebih unik dan beragam," dikutip dari Travel and Tour World, Rabu (17/9/2025).
Tahun ini, jumlah turis asal China yang berkunjung ke Thailand anjlok sekitar 35 persen. Kondisi ini sebagian besar dipicu karena adanya masalah yang berkelanjutan dengan pusat-pusat penipuan.
Ditambah, pada Januari lalu terdapat isu penculikan seorang aktor China di Thailand yang menjadi sorotan publik. Sehingga, menimbulkan kekhawatiran bagi turis China akan keselamatan saat berkunjung ke Thailand.
Insiden ini kemudian mendorong banyak orang untuk mencari destinasi alternatif seperti Vietnam, yang dianggap otentik sekaligus aman untuk tempat wisata.
Berkurangnya jumlah turis China menimbulkan kerugian pendapatan negara Thailand sebesar US$3,5 miliar.
Daya tarik wisata Vietnam
Bagi turis China, Vietnam menarik dikunjungi karena punya daya tarik alami dan belum banyak dikenal publik.
Berbeda dengan lokasi-lokasi wisata di Thailand yang ramai dan padat turis, Vietnam menawarkan kesempatan bagi wisatawan untuk mendalami budaya, lanskap alam, dan warisan lokalnya.
Situasi ini mencerminkan pergeseran minat wisata turis China. Saat ini, turis China beralih dari destinasi yang terlalu ramai ke destinasi yang menawarkan pengalaman otentik dan lebih personal.
Menambahkan data dari Vietnam Tourism, sepanjang 2025 ini, Vietnam mencatat telah menyambut hampir 14 juta kedatangan wisatawan mancanegara.
Hingga Agustus 2025, Sekitar 11,8 juta wisatawan masuk ke Vietnam lewat pintu udara, 187.782 wisatawan masuk lewat jalur laut, dan sekitar 1,8 juta wisatawan masuk ke Vietnam lewat jalur darat.
Peningkatan signifikan wisatawan China ke Vietnam ini tidak hanya terbatas di kota-kota popular seperti Vietnam, Hanoi, ataupun Kota Ho Chi Minh.
Tetapi juga meluas ke destinasi-destinasi wisata yang belum terlalu dikenal seperti Sapa dan Pulau Phu Quoc.
Kota Hoi An di Vietnam menduduki peringkat kelima kota terindah di dunia.
Turis China suka wisata pengalaman
Salah satu faktor yang mendorong pergeseran sektor pariwisata China yaitu meningkatnya jumlah wisatawan independen.
Berbeda dari generasi sebelumnya yang lebih menyukai tur terorganisir dan destinasi wisata yang sudah dikenal, wisatawan China kini lebih mencari pengalaman personal dan otentik.
Tren ini juga dipercepat oleh kemudahan sumber daya perjalanan daring, yang memungkinkan wisatawan merencanakan perjalanan mereka sendiri dan menjelajahi destinasi yang kurang konvensional.
Vietnam, dengan infrastruktur pariwisatanya yang relatif kurang berkembang dibandingkan destinasi yang lebih tradisional, telah menjadi pilihan ideal bagi kelompok wisatawan yang mencari wisata petualangan.
Keinginan untuk menikmati interaksi budaya, alam yang masih alami, dan pengalaman lokal kini mendorong wisatawan China untuk memprioritaskan wisata pengalaman daripada paket liburan standar.
Vietnam menawarkan beragam peluang bagi mereka yang tidak hanya mencari kemewahan, tetapi juga pengalaman budaya dan pengalaman otentik.
Seiring berkembangnya pasar perjalanan independen China, Vietnam juga akan menjadi penerima manfaat utama dari tren ini.
Vitenam bisa menarik lebih banyak wisatawan yang mencari destinasi yang menawarkan interaksi lebih erat dengan budaya lokal. Perubahan pilihan destinasi ini merupakan titik krusial dalam sektor pariwisata Asia Tenggara.
Sebab, hal ini akan menentukan arah masa depan dan mendefinisikan ulang cara wisatawan internasional, terutama wisatawan dari China untuk memilih destinasi mereka berikutnya.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.