BPS Pede Produksi Padi Tembus 10 Juta Ton GKG hingga Februari 2026
Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan produksi padi pada bulan November 2025 mencapai 3,2 juta ton gabah kering giling (GKG). Jumlah ini diproyeksi akan terus hingga lebih dari 10 juta ton GKG pada bulan Februari 2026.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini melaporkan luas panen padi pada bulan November 2025 mencapai 0,57 juta hektare. Angka ini naik 3,56 persen 0,55 juta hektare dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
"Kenaikan luas panen ini diikuti pula oleh peningkatan produksi padi. Produksi padi pada November 2025 diperkirakan mencapai 3,20 juta ton GKG, atau naik 2,83 persen dibandingkan November tahun lalu," ujar Pudji dalam konferensi pers pada Senin, 5 Januari 2026.
Dengan demikian, potensi luas panen padi sepanjang Januari–Desember 2025 diperkirakan mencapai 11,33 juta hektare. Angka ini meningkat sebesar 12,80 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini
Pudji menambahkan, tren kenaikan produksi padi akan terus berlanjut selama tiga bulan ke depan. BPS meramal potensi produksi padi naik 32,58 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
"Potensi produksi padi Desember 2025–Februari 2026 diperkirakan mencapai 10,81 juta ton GKG," ungkap Pudji.
Produksi beras pada diperkirakan sebesar 6,23 juta ton beras dalam tiga bulan ke depan. Jumlah berat ini mencerminkan lonajkan sebesar 32,51 persen.
Peningkatan jumlah produksi padi ini sejalan potensi perluasan lahan padi mencapai 2,00 juta hektare sepanjang periode bulan Desember 2025 sampai Februari 2026. Sehingga total lahan padi naik sekitar 30,70 persen lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Namun, Pudji memperingatkan prediksi potensi luas panen dapat berubah sesuai kondisi terkini hasil amatan lapangan. Mulai dari serangan hama-OPT (organisme pengganggu tanaman), banjir, kekeringan, waktu realisasi panen petani, termasuk juga akibat bencana pada tiga provinsi di Sumatera Utara dan lain-lain.