Insanul Fahmi Sebut Akan Bertemu Keluarga Wardatina Mawa Setelah Penyebar CCTV Terungkap

Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa.
Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa.

 Kasus dugaan penyebaran video CCTV yang menyeret nama Insanul Fahmi terus bergulir dan menjadi perhatian publik. Setelah menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Insanul Fahmi akhirnya menyampaikan sikap dan harapannya secara terbuka. 

Salah satu poin penting yang disampaikannya adalah keinginan untuk bertemu dengan keluarga Wardatina Mawa, namun ia ingin pihak yang menyebarkan video CCTV tersebut lebih dulu berhasil diungkap dan ditangkap oleh aparat penegak hukum. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya. 

Insanul Fahmi.

Pemeriksaan yang dijalani Insanul Fahmi bersama kuasa hukumnya di Bareskrim Polri difokuskan pada dugaan illegal access atau akses ilegal. Kuasa hukum Insanul Fahmi menjelaskan bahwa pihaknya telah menyerahkan sejumlah bukti baru kepada penyidik. 

“Jadi terkait pemeriksaan di Bareskrim ini, kami sudah menyampaikan terkait bukti-bukti baru terkait illegal access. Kami sudah menyerahkan kepada Bapak Kanit dan juga sudah ada saksi kunci,” ujar kuasa hukum Insanul Fahmi kepada awak media. 

Bukti yang diserahkan pun bukan jumlah yang sedikit. Menurut penjelasan kuasa hukum, terdapat berbagai jenis barang bukti yang telah dilampirkan. 

“Iya, semua bukti sudah kita lampirkan. Mulai dari bukti chat, ada bukti voice note, dan bukti video juga sudah kami masukkan,” ungkapnya. 

Bahkan, dalam pemeriksaan tersebut, Insanul Fahmi disebut mendapat sekitar 40 pertanyaan dari penyidik dengan tambahan tiga lampiran bukti baru.

Menanggapi isu bahwa video CCTV tersebut diduga diperjualbelikan, Insanul Fahmi mengaku terkejut. Ia menyebut bahwa sosok yang diduga terlibat sebenarnya ia kenal, meski tidak dekat. 

“Ya, sebenarnya agak kaget juga sih. Karena memang orangnya sebenarnya kenal, walaupun tidak begitu dekat,” ujarnya. 

Insanul Fahmi juga secara tegas menyatakan dirinya merasa dijebak dengan beredarnya video tersebut. 

“Sangat merasa dijebak. Karena berdasarkan bukti voice note yang sudah saya dengar, sebenarnya ini sudah direncanakan dari lama,” katanya. 

Ia menekankan bahwa pernyataannya bukan sekadar dugaan, melainkan berdasarkan bukti yang telah ia dengar dan serahkan kepada penyidik.

Soal hubungan rumah tangganya dengan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi menegaskan bahwa status mereka masih suami istri, meski saat ini menjalani aktivitas masing-masing. Ketika ditanya alasan ingin bertemu Mawa secara empat mata, Fahmi menilai persoalan ini adalah urusan pribadi. 

“Karena ini kan urusan pribadi, urusan rumah tangga,” ujarnya, seraya berharap tidak ada pihak lain yang ikut campur dan memanfaatkan situasi.

Terkait keinginan Mawa agar Fahmi meminta maaf dan bertemu keluarga, ia tidak menutup kemungkinan hal itu dilakukan. Namun, Fahmi menegaskan ada prioritas yang ingin ia tuntaskan terlebih dahulu. 

“Nanti saya berharap memang bisa bertemu. Tapi saya ingin mengungkap dulu orang-orang ini siapa saja,” katanya.