Takut Buang Air Besar di Toilet Umum atau di Toilet Kantor? Hati-hati Kamu Bisa.....
Bagi kebanyakan orang, kebiasaan buang air besar setiap hari bukanlah hal yang perlu dipikirkan terlalu dalam. Namun bagi sebagian orang, kebutuhan untuk buang air besar di toilet umum atau di tempat kerja justru bisa memicu rasa cemas dan stres berlebihan.
Kondisi ini dikenal sebagai parcopresis, atau sering disebut shy bowel. Ini adalah gangguan yang membuat penderitanya sulit buang air besar di toilet umum atau saat ada orang lain di sekitarnya.
Ketika terpaksa menggunakan toilet di luar rumah, penderita bisa mengalami jantung berdebar cepat, keringat berlebih, mual, gemetar, hingga kesulitan mengeluarkan tinja.
Para psikolog mengategorikan kecemasan buang air besar sebagai salah satu bentuk gangguan kecemasan sosial. Sebuah penelitian di Australia yang dipublikasikan pada 2019 menemukan bahwa para penderitanya cenderung memiliki pola pikir negatif tentang diri sendiri, misalnya, ’Jika aku gagal dalam pekerjaanku, berarti aku gagal sebagai manusia’.
Intinya, orang dengan kecemasan buang air besar takut dihakimi oleh orang lain. Kondisi ini sangat tidak menyenangkan dan diperkirakan dialami oleh satu dari tujuh orang.
Melansir laman The Sun, Jumat 19 Desember 2025, sebuah studi terhadap 714 mahasiswa di Australia menunjukkan bahwa lebih dari 14 persen responden menghindari toilet umum karena alasan kecemasan. Sementara itu, sekitar 3 persen lainnya menghindari toilet umum karena takut terkontaminasi kuman.
Menahan buang air besar dapat membuat tinja menjadi lebih keras dan kering di usus besar karena semakin banyak air yang terserap. Jika berlangsung lama, kondisi ini bisa berujung pada sembelit kronis.
Sembelit kronis meningkatkan risiko tiga masalah serius, yaitu:
- Perdarahan akibat wasir, yakni benjolan di dalam atau sekitar anus
- Nyeri akibat fisura ani, yaitu robekan pada lapisan anus
- Prolaps rektum, kondisi ketika sebagian usus besar keluar melalui anus
Jika tidak ditangani, masalah-masalah tersebut dapat berujung pada inkontinensia feses, yaitu ketidakmampuan menahan buang air besar.
Selain menimbulkan rasa sakit yang hebat, parcopresis dalam kasus ekstrem juga bisa berakibat fatal. Seorang remaja perempuan bernama Emily Titterington (16 tahun) meninggal dunia setelah delapan minggu tidak buang air besar, yang menyebabkan rongga dadanya tertekan dan organ-organ tubuhnya bergeser. Remaja asal Cornwall yang memiliki fobia terhadap toilet itu meninggal akibat serangan jantung pada 2013.
Pada 2022, seorang balita dilaporkan menjerit kesakitan setelah sembelit parah menyebabkan organ-organ tubuhnya tertekan. Dokter memperkirakan sekitar seperenam dari berat badan balita bernama Ivan Novak yang saat itu berbobot 12 kilogram terdiri dari tinja.
Cara Mengatasi Kecemasan Buang Air Besar
Pendidikan yang tepat tentang kebiasaan buang air besar menjadi bagian penting dalam penanganan kecemasan ini. Salah satunya adalah memperhatikan durasi duduk di toilet.
Sebuah penelitian di Turki pada 2025 menemukan bahwa duduk di toilet lebih dari lima menit berkaitan dengan meningkatnya risiko wasir dan fisura ani. Orang dengan kecemasan buang air besar cenderung lebih rentan mengalami komplikasi sembelit, yang justru bisa memperparah rasa cemas itu sendiri.
Asupan serat yang cukup juga sangat penting karena membantu membuat tinja lebih lunak dan mudah dikeluarkan, sehingga mengurangi stres saat buang air besar.
Layanan kesehatan Inggris (NHS) merekomendasikan orang dewasa mengonsumsi 30 gram serat per hari demi kesehatan pencernaan yang baik, meskipun kebanyakan orang hanya mengonsumsi sekitar 18–20 gram.
Untuk meningkatkan asupan serat, perbanyak konsumsi buah-buahan, sayuran (termasuk kulitnya), biji-bijian utuh seperti oat, beras merah, dan roti gandum, serta kacang-kacangan, lentil, biji, dan kacang.
Salah satu kebiasaan yang saya sarankan kepada pasien untuk menjaga buang air besar tetap sehat dan teratur adalah teknik “SEN”, yang meliputi:
- S: maksimal enam menit duduk di toilet
- E: enough fibre, atau cukup serat dari buah, sayur, dan biji-bijian utuh
- N: no straining, jangan mengejan berlebihan tinja seharusnya keluar dengan relatif mudah
Selain itu, penting juga untuk menjaga asupan cairan dan mewaspadai penggunaan obat-obatan tertentu, seperti opioid (misalnya kodein), yang dapat memperparah sembelit.