Pentingnya CT Scan Dalam Mendukung Deteksi Dini dan Pengobatan Penyakit Tidak Menular
CT Scan telah menjadi teknologi penting dalam layanan kesehatan modern. Dengan menggunakan sinar-X dan pemrosesan komputer canggih, CT Scan memberikan gambar 2D dan 3D yang cepat dan detail dari organ dalam, tulang, pembuluh darah, dan jaringan lunak, membantu dokter mendiagnosis cedera dan penyakit dengan cepat.
Teknologi ini memungkinkan deteksi dini kondisi, menentukan ukuran dan penyebaran tumor atau infeksi, memantau efektivitas pengobatan (seperti kemoterapi atau radioterapi), serta memandu prosedur seperti biopsi pada organ dalam.
Melihat hal itu, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia hari ini mengumumkan peningkatan akses terhadap pencitraan diagnostik canggih melalui program Strengthening Indonesia’s Healthcare Referral Network (SIHREN) untuk menghadirkan layanan berkualitas tinggi yang merata bagi lebih dari 280 juta penduduk Indonesia.
SIHREN merupakan investasi infrastruktur kesehatan terbesar dalam sejarah Indonesia dan salah satu proyek kesehatan multilateral terbesar di dunia. Program ini bertujuan memodernisasi sistem rujukan nasional dan memperluas akses diagnostik serta pengobatan di seluruh nusantara, dengan fokus pada penanganan penyakit tidak menular (PTM), kesehatan ibu dan anak, serta ketahanan terhadap pandemi.
Pengadaan CT Scan dalam program SIHREN ini dilakukan melalui proses lelang internasional yang terbuka dan kompetitif sesuai ketentuan pengadaan Islamic Development Bank (IsDB). GE HealthCare terpilih sebagai pemenang setelah melalui evaluasi teknis dan harga yang ketat, sehingga menjamin transparansi, akuntabilitas, dan manfaat terbaik bagi Pemerintah Indonesia dan masyarakat.
“Kami bangga mendukung visi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Investasi berkelanjutan kami dalam manufaktur lokal, pengembangan kapasitas SDM kesehatan, dan pelatihan mencerminkan komitmen untuk berkontribusi pada ketahanan sistem kesehatan Indonesia dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Yang tak kalah penting, inisiatif ini memastikan teknologi diagnostik canggih menjangkau komunitas pedesaan dan terpencil, mempromosikan pemerataan layanan kesehatan dan menghadirkan perawatan yang menyelamatkan nyawa pasien,” kata Presiden & CEO Internasional GE HealthCare, Elie Chaillot dalam keterangannya.
Kemenkes dan GE HealthCare Indonesia
Selama lebih dari tujuh dekade, GE HealthCare telah bermitra dengan sektor kesehatan publik dan swasta di Indonesia. Awal tahun 2025, GE HealthCare memenangkan tender untuk memasok 10 sistem MRI 1,5T ke rumah sakit umum. Pencitraan MRI resolusi tinggi memungkinkan diagnosis dini dan akurat serta pemantauan kondisi seperti kanker, stroke, dan penyakit jantung, yang penting untuk pengelolaan PTM tanpa paparan radiasi.