Larangan Game Roblox Picu Aksi Protes

Roblox diblokir.
Roblox diblokir.

 Puluhan warga Rusia melakukan unjuk rasa menentang larangan platform game Roblox, yang dinilai banyak pihak sebagai bentuk sensor digital berlebihan.

Aksi protes berlangsung di Taman Vladimir Vysotsky, meski suhu dingin bersalju, para demonstran membawa poster bertuliskan “Jangan Sentuh Roblox” dan “Roblox adalah korban Tirai Besi digital”.

Game Roblox

Larangan ini diterapkan oleh Roskomnadzor, badan pengawas komunikasi Rusia, dengan alasan Roblox dinilai memiliki konten yang tidak pantas dan bisa berdampak negatif pada perkembangan moral dan spiritual anak-anak.

Beberapa poster menekankan bahwa pemblokiran adalah satu-satunya cara yang dianggap pemerintah untuk melindungi anak-anak dari pengaruh konten digital yang merugikan.

Namun, kebijakan ini mendapat kritik dari banyak pihak. Sejumlah warga menilai larangan tersebut tidak efektif, karena akses ke Roblox tetap bisa dilakukan melalui VPN atau jaringan internet alternatif.

Sementara itu, beberapa orang tua dan guru menyatakan bahwa perhatian harus difokuskan pada pendidikan digital dan pengawasan orang tua, bukan pelarangan total.

Bagian dari Strategi Digital Rusia yang Lebih Luas

Larangan Roblox bukan kebijakan tunggal. Rusia sebelumnya juga membatasi akses ke platform media sosial asing populer, termasuk Snapchat, Facebook, Instagram, WhatsApp, dan YouTube.

Pemerintah beralasan langkah ini diperlukan untuk melindungi warga dari “perang informasi” dan pengaruh budaya asing yang dianggap dapat merusak nilai-nilai tradisional masyarakat Rusia.

Respon Roblox dan Isu Global

Roblox, yang berbasis di San Mateo, California, sebelumnya pernah dilarang di beberapa negara lain seperti Irak dan Turki karena kekhawatiran soal eksploitasi anak-anak oleh predator online. Roblox menegaskan komitmen mereka dalam melindungi pengguna, termasuk anak-anak, melalui fitur keamanan dan pengawasan internal yang ketat.

Minimnya Alternatif Lokal

Protes juga menunjukkan kekhawatiran warga terkait minimnya platform digital lokal yang bisa menjadi alternatif aman bagi anak-anak. Beberapa demonstran menilai pemerintah seharusnya lebih fokus membangun layanan domestik yang aman dan berkualitas, daripada sekadar memblokir platform asing.

Roblox.

Roblox.

Aksi protes terhadap larangan Roblox mencerminkan ketegangan antara kebijakan pemerintah dan kebebasan digital masyarakat. Sementara pemerintah menekankan perlindungan anak-anak dan moralitas, warga, terutama generasi muda, menuntut hak untuk tetap mengakses platform digital yang mereka sukai dengan aman.