Ronaldo Bongkar Sosok Rekan Setim Terburuk di Real Madrid, Ternyata oh Ternyata...
Legenda Brasil, Ronaldo Nazario, akhirnya buka suara soal pemain terburuk yang pernah menjadi rekan setimnya. Bukan dari klub kecil, bukan pula dari masa-masa awal karier. Jawaban itu justru datang dari ruang ganti megah Real Madrid.
Ronaldo, yang pernah bermain untuk PSV, Barcelona, Inter Milan, AC Milan, hingga Los Blancos, mengaku sangat beruntung karena sepanjang kariernya ia dikelilingi para pemain kelas dunia. Mulai dari Zinedine Zidane, Luis Figo, sampai Fabio Cannavaro—semuanya pernah menjadi partner setim El Fenomeno.
Tapi ternyata tidak semua kompatriotnya mampu tampil selevel para bintang tersebut.
Dalam obrolan santai bersama Romario, Ronaldo menyebut nama Thomas Gravesen sebagai rekan setim terburuk yang pernah ia miliki.
Gravesen—yang diboyong Madrid pada 2005—hanya bertahan satu tahun sebelum dilepas ke Celtic. Gelandang Denmark itu dinilai tak mampu memberi dampak apa pun selama berseragam putih-putih.
“Ada satu pemain di Real Madrid yang benar-benar lelucon. Gravesen. Dia orangnya baik, sangat baik malah. Baru-baru ini dia menang turnamen poker senilai 50 juta dolar,” ujar Ronaldo, mengutip Relevo.
“Tapi dalam sepakbola… dia sangat buruk.”
Data juga menunjukkan fakta pahit itu. Ronaldo dan Gravesen tampil bersama dalam 29 laga, namun tak pernah sekalipun menghasilkan kombinasi gol.
Gravesen bahkan dianggap bagian dari salah satu periode transfer terburuk Real Madrid. Ia didatangkan pada bursa Januari 2005, tak lama setelah Madrid merekrut Jonathan Woodgate dan Michael Owen—yang juga dinilai gagal memberi dampak maksimal.
Meski perjalanan kariernya di Madrid tak gemilang, kehidupan Gravesen justru berbalik 180 derajat setelah pensiun.
Pria 49 tahun itu kini hidup super-mewah. Investasinya moncer, ditambah keberhasilannya di arena poker yang membuat kekayaannya melonjak hingga sekitar £100 juta.
Sebuah ironi: di lapangan ia tampil mengecewakan, tapi di dunia bisnis dan poker, Gravesen justru tampil sebagai juara.