Kuning Telur Bisa Sebabkan Serangan Jantung?

Ilustrasi telur/memasak telur/menggoreng telur.
Ilustrasi telur/memasak telur/menggoreng telur.

 Telur sudah lama dikenal sebagai super-food dalam pola makan sehat. Selain harganya terjangkau, telur juga menjadi sumber protein dan berbagai nutrisi penting, serta termasuk salah satu bahan masakan yang paling fleksibel di dunia. Sebut saja olahan telur mata sapi, telur balado, hingga opor telur semua mudah dibuat dan menyenangkan ketika dimakan.

Namun ketika mengonsumsi telur, banyak orang lebih memilih kuning telur dengan alasan lebih nikmat. Namun tidak sedikit juga yang memilih mengonsumsi putih telur karena dianggap lebih sehat dibanding telur kuning. Ya banyak dari kita pasti mendengar bahwa konsumsi kuning telur bisa menyebabkan masalah kesehatan seperti kolesterol. Lantas benarkah demikian?

Seorang gastroenterolog dan hepatolog yang berbasis di Delhi dengan pengalaman lebih dari sepuluh tahun, Dr. Shubham Vatsya, mengkritik para nutrisionis yang sering menganggap remeh kuning telur. 

“Hati Anda memproduksi 80% kolesterol tubuh secara alami. Kolesterol dari makanan, termasuk kuning telur, hampir tidak berpengaruh pada kadar kolesterol darah,” kata dia dikutip dari laman Hindustan Times, Senin 8 Desember 2025.

Ia menambahkan, dalam sebuah studi terhadap 150.000 orang menunjukkan bahwa makan satu butir telur setiap hari tidak meningkatkan risiko serangan jantung maupun stroke.

“Bahkan, kuning telur membantu meningkatkan kolesterol baik (HDL) dan menyediakan lutein, kolin, serta berbagai vitamin penting yang bermanfaat bagi kesehatan jantung, hati, dan otak.”

Menurutnya, yang sering menjadi masalah justru cara memasaknya. Banyak orang memasak telur dengan mentega, krim, atau minyak berlebih sehingga membuatnya lebih sulit dicerna. Dr. Vatsya menyatakan bahwa orang dewasa yang sehat, tidak memiliki diabetes atau tekanan darah tinggi, dapat mengonsumsi tiga butir telur utuh setiap hari.

Kandungan nutrisi dalam telur rebus

WebMD mencatat kandungan nutrisi dalam satu porsi (1 butir) telur rebus memiliki kandungan kalori yang cukup rendah yakni 77 kkal. Sementara itu total lemak dari telur rebus tercatat sebesar 5,3 gram, untuk lemak jenuhnya juga cukup rendah yakni 1,6 gram.

Di sisi lain, kandungan kolesterol dalam 1 butir telur rebus tercatat sebesar 186 miligram, kandungan natrium tercatat 62 miligram, karbohidrat tercatat 0,56 gram. Kandungan gula pada 1 telur rebus tercatat 0,56 gram dan protein tercatat  sebesar 6,3 gram. Selain itu, telur juga mengandung vitamin A, D, E, K, serta berbagai jenis vitamin B.