Gaet Investasi Rp6,9 Triliun, Gubernur Jateng Bakal Prioritaskan ke Energi Terbarukan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah berhasil menggaet investasi baru senilai Rp6,9 triliun jelang akhir tahun. Rencananya, investasi ini akan difokuskan untuk sektor energi terbarukan, termasuk solar panel.
Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat menghadiri acara Central Java Investment Forum & SMEs EXPO di Kuala Lumpur, Malaysia.
Ahmad Luthfi menuturkan, pihaknya memang tengah fokus menarik investasi berkualitas khususnya di sektor energi terbarukan seperti solar panel. Proyek ini, kata Ahmad Luthfi sudah masuk tahap Surat Perintah Kerja (SPK).
"MoU telah dilakukan, hari ini sekitar Rp6,9 triliun telah ditandatangani. Selanjutnya langsung eksekusi," kata Ahmad Luthfi, dikutip Selasa, 2 Desember 2025.
Sementara itu, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Kerajaan Malaysia, Dato’ Indera Hermono menegaskan komitmen penuh Kedutaan Besar dalam mendorong kerja sama Jawa Tengah dengan para investor dan pelaku usaha di Malaysia.
“Kami di Kedutaan dengan senang hati mengawal setiap MoU, sehingga benar-benar direalisasikan. Kalau ada apa-apa, kami bisa bantu. Apalagi saya juga orang Jawa Tengah” ungkap Dato’ Indera Hermono.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Asian Trade Tourism & Economics Council (ATTEC) dan Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), Budihardjo Iduansjah menyebut forum ini adalah momentum strategis untuk memperkuat hubungan ekonomi Indonesia-Malaysia.
“Central Java Investment Forum & SMEs Expo merupakan jembatan penting yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, dan investor. Malaysia merupakan negara serumpun dengan bahasa dan budaya yang hampir serupa, kami ingin memastikan kerja sama ekonomi Indonesia - Malaysia tercipta kolaborasi yang saling menguatkan melalui potensi strategis yang dimiliki oleh Jawa Tengah," ucap dia.
"Kami juga mengharapkan Jawa Tengah dapat tampil mewakili Indonesiasebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang kompetitif di Kawasan Asia dengan peluang investasi yang konkret dan berkelanjutan," pungkasnya.
Diketahui, acara ini bertujuan untuk memperluas peluang investasi serta membuka akses pasar Malaysia bagi produk-produk unggulan Jawa Tengah.
Forum ini juga menjadi platform strategis dalam memperkuat hubungan bisnis antara Jawa Tengah dan para investor Malaysia, sekaligus mempromosikan potensi strategis daerah di sektor industri, perdagangan, dan energi terbarukan.
Adapun acara ini didukung oleh kedutaan besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Malaysia, Asian Trade Tourism and Economics Council (ATTEC), United World Chinese Association (UWCA), Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), serta dukungan untuk delegasi Indonesia dari Bank Jateng.