Golkar Lampung Resmi Dilantik, Bahlil Tegaskan Target Besar 2029
Acara berlangsung di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Minggu 30 November 2025. Dalam sambutannya, Bahlil menegaskan bahwa struktur baru ini harus menjadi mesin penggerak untuk memperkuat organisasi dan merespons perubahan pola kampanye yang kini semakin digital.
“Pelantikan bukan akhir dari sebuah proses konsolidasi, tapi awal dari proses menuju tujuan yang besar yakni Pemilu di tahun 2029,” tegas Bahlil, dalam keterangannya, dikutip Selasa, 2 Desember 2025.
Ia menilai strategi pemenangan politik sudah berubah jauh. Konsolidasi tatap muka tetap penting, namun kampanye digital menuntut kreativitas, komunikasi lebih terbuka, dan kemampuan membaca karakter pemilih.
“Jumlah pemilih di tahun 2029 berusia 17 sampai 50 tahun mencapai 73 persen. Ini era digital. Konsolidasi harus habis-habisan, harus menyesuaikan dengan pola baru,” ujarnya.
Bahlil juga mengingatkan kembali bahwa Partai Golkar memiliki akar sejarah sebagai partai inklusif. Ia memaparkan bahwa Golkar lahir dari 97 organisasi kemasyarakatan, termasuk petani, nelayan, TNI, Polri, mahasiswa, hingga organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah.
“Golkar lahir untuk mempertahankan ideologi Pancasila dari ancaman ideologi lain. Golkar milik rakyat Indonesia, bukan milik satu keluarga atau satu kelompok,” ucapnya.
Akar sejarah itu, kata Bahlil, menjadi modal kuat Golkar untuk menjaga keterbukaan dan kedekatan dengan rakyat. Ia menegaskan pengalaman panjang partai ini dalam memenangkan pemilu dan mengelola pemerintahan.
“32 tahun negara ini dipimpin Golkar, dengan segala plus minusnya. Itu bukti pengalaman panjang kita dalam membangun bangsa,” katanya.
Dengan susunan pengurus baru yang dinilai solid, Bahlil optimistis DPD Golkar Lampung mampu mencapai target besar pada Pemilu 2029.