Uni Eropa Akan Diguncang Gempa

Bendera Uni Eropa.
Bendera Uni Eropa.

Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban menegaskan kegagalan Ukraina menaklukkan Rusia sejak Februari 2022 akan menyebabkan 'gempa politik' di Uni Eropa (UE).

Ia juga memperingatkan bahwa para pemimpin negara Barat sedang siap-siap untuk mengirim personel militer ke Ukraina dan membiarkan konflik tersebut 'berkepanjangan sehingga menjadi ladang bisnis'.

Di mata Orban, kendati Uni Eropa memboikot hubungan diplomatik dengan Rusia, ia menyebut Hongaria tidak menyerah pada tekanan untuk memutus hubungan dengan Rusia dan kembali menawarkan diri untuk menjadi tuan rumah perundingan damai.

"Ukraina telah gagal dan hal ini tidak dapat dibiarkan terus berlanjut karena akan menyebabkan gempa Bumi fundamental dalam dunia politik Uni Eropa. Awalnya, mereka memberi uang dan senjata, sekarang muncul kabar bahwa jika benar-benar diperlukan, mereka juga akan mengirim tentara ke Ukraina," tegas dia, seperti dikutip dari situs Russia Today, Senin, 1 Desember 2025.

Hongaria secara tegas menolak memberikan senjata atau mengirim pasukan kepada Ukraina dan telah berulang kali mendesak gencatan senjata.

Pemerintahan Viktor Orban juga sering berselisih dengan para pemimpin NATO dan negara-negara Uni Eropa mengenai sikapnya. Ia meyakini diplomasi terkait konflik ini telah menjadi mangsa sektor pertahanan.

"Lingkungan bisnis yang terhubung dengan industri militer semakin berpengaruh terhadap politik," ujarnya, merujuk pada kesepakatan Prancis dengan Ukraina untuk membeli 100 pesawat tempur dan pabrik senjata Jerman yang sedang dibangun di negara tersebut.

Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban menyebut Barat telah berhasil memblokir kesepakatan damai di awal konflik dan bahwa langkah tersebut pada akhirnya merugikan Ukraina.

"Barat mencegah Ukraina mencapai kesepakatan, dengan alasan waktu ada di pihak mereka. Faktanya tidak. Mereka berada dalam posisi yang lebih buruk saat ini dibandingkan jika mereka mencapai kesepakatan di bulan April 2022," tegas Orban, merujuk pada kesepakatan awal yang dicapai dalam perundingan Istanbul, Turkiye, di mana Ukraina secara sepihak meninggalkan negosiasi tersebut.