Baru Masuk Pekan ke-14, Tujuh Pelatih Super League Sudah Akhiri Musim
Kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia, Super League 2025–2026, berjalan sangat menantang bagi para pelatih yang terus berada di bawah tekanan manajemen klub dan tuntutan suporter.
Memasuki pekan ke-14 Super League 2025-2026, sejumlah pelatih sudah harus meninggalkan kursi kepelatihan lebih cepat akibat performa yang tidak memuaskan atau kondisi internal klub yang tak kunjung membaik.
Berikut daftar nama pelatih yang resmi berpisah dengan tim mereka masing-masing sejauh ini:
1. Eduardo Almeida – Semen Padang
Dipecat setelah performa tim merosot tajam dengan hanya meraih satu kemenangan dan satu hasil imbang dari tujuh laga, disertai lima kekalahan. Evaluasi manajemen memutuskan pergantian pelatih demi memulihkan kepercayaan diri tim.
2. Bernardo Tavares – PSM Makassar
Mengundurkan diri pada pekan ke-7 karena masalah finansial klub yang berkepanjangan, terutama soal keterlambatan pembayaran gaji. Kepergiannya menjadi pukulan besar bagi PSM, mengingat ia merupakan pelatih dengan masa jabatan terlama dan pernah membawa tim juara Liga 1 2022–2023.
3. Peter De Roo – Persis Solo
Diberhentikan setelah tim kesulitan meraih kemenangan dan terperosok ke zona degradasi. Rangkaian hasil mengecewakan membuat manajemen mengambil langkah cepat untuk mencari sosok baru yang mampu mengangkat performa klub berjuluk Laskar Sambernyawa.
4. Alfredo Vera – Madura United
Memutuskan mundur dan kemudian diberi peran baru sebagai Direktur Teknik. Langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi internal klub untuk meningkatkan kualitas manajemen dan performa di lapangan.
5. Mario Lemos – Persijap Jepara
Dipecat pada pekan ke-13 usai mengalami kekalahan 1-2 dari Semen Padang di kandang sendiri. Sepuluh kekalahan beruntun membuat manajemen tidak memiliki pilihan lain selain mengakhiri kerja sama lebih awal.
6. Eduardo Perez – Persebaya Surabaya
Diberhentikan setelah enam bulan bertugas karena hasil yang tidak sesuai ekspektasi. Manajemen memutuskan mencari figur baru untuk memimpin Bajul Ijo.
7. Ong Kim Swee – Persik Kediri
Terbaru, pelatih asal Malaysia ini mundur pada pekan ke-14 karena alasan keluarga. Ia memimpin Persik dalam 13 pertandingan musim ini, termasuk kemenangan 2-1 atas Semen Padang di kandang sendiri, Stadion Brawijaya Kediri, Kamis (27/11/2025). Dari rangkaian laga tersebut, tim menempati posisi ke-11 dengan 15 poin hasil empat kemenangan, tiga imbang, dan enam kekalahan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang