Pengakuan Jujur Pelatih Persija usai Geser Persib di Klasemen Super League

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza

 Persaingan papan atas Super League 2025/2026 kembali memanas setelah Persija Jakarta meraih kemenangan penting atas Persijap Jepara. Hasil tersebut langsung berdampak pada perubahan posisi klasemen sementara.

Bermain di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu 3 Januari 2026, Macan Kemayoran menutup laga pekan ke-16 dengan kemenangan 2-0, sekaligus untuk sementara menggeser Persib Bandung dari posisi kedua klasemen.

Tambahan tiga poin membuat Persija kini mengoleksi 35 poin dan naik ke peringkat kedua Super League 2025/2026. Persib Bandung turun ke posisi ketiga dengan 34 poin, meski baru akan menjalani laga pekan ke-16 melawan Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kediri, Senin 5 Januari 2026.

Usai pertandingan, pelatih Persija Mauricio Souza mengaku puas dengan hasil akhir, namun tidak menutup mata terhadap performa timnya di babak pertama. Juru taktik asal Brasil itu menilai Persija tampil dominan, tetapi kurang efektif dalam memaksimalkan peluang.

“Kami banyak mengalirkan bola dan cukup memaksakan permainan di babak pertama. Namun, kami tidak terlalu banyak melakukan penyelesaian akhir,” ujar Mauricio Souza kepada awak media.

Persija 2-0 Persijap Jepara

Situasi tersebut membuat Persija gagal mencetak gol sebelum turun minum dan harus menutup babak pertama dengan skor 0-0, meski menciptakan sejumlah peluang berbahaya.

Memasuki babak kedua, Mauricio Souza melakukan beberapa penyesuaian, baik dari sisi komposisi pemain maupun pendekatan permainan. Perubahan itu terbukti efektif, dengan Persija tampil lebih agresif dan tajam di area pertahanan lawan.

Dua gol kemenangan akhirnya tercipta melalui Arlyansyah Abdulmanan dan Aditya Warman. Gol-gol tersebut memastikan Persija mengamankan tiga poin penuh di hadapan pendukungnya sendiri.

“Pada babak kedua kami membenahi beberapa hal. Kami bisa lebih sering melakukan tembakan dan lebih banyak masuk ke area pertahanan lawan,” kata Mauricio Souza.

Ia juga menilai tekanan yang diberikan Persija sejak babak pertama turut memengaruhi kondisi fisik pemain Persijap, sehingga memudahkan timnya mengontrol permainan di paruh kedua.

“Di babak pertama kami memang membuat beberapa kesalahan, tetapi itu membuat lawan cukup kelelahan. Pada babak kedua mereka kesulitan untuk mengejar kami. Saya sangat puas dengan hasil yang diraih tim saya,” tutup eks pelatih Madura United tersebut.