Skor Man City Vs Bayer Leverkusen 0-2: Blunder 10 Perubahan Guardiola
Pelatih Man City, Pep Guardiola, mengakui kesalahannya usai membuat 10 perubahan dalam starter tim dalam laga kontra Leverkusen.
Perubahan yang dilakukan oleh Pep Guardiola tak berujung tokcer. Sebab, Man City mengalami kebuntuan dan takluk dari Bayer Leverkusen dalam matchday kelima Liga Champions 2025-2026.
Gol Alejando Grimaldo (23') dan Patrik Schick (54') memastikan hasil Man City vs Leverkusen di Stadion Etihad, Selasa (25/11/2025) atau Rabu dini hari WIB, berkesudahan 0-2 buat tim tamu.
“Saya sepenuhnya bertanggung jawab, namun saya pikir para pemain yang memulai pertandingan adalah pemain-pemain luar biasa, tapi kami kekurangan sesuatu yang dibutuhkan di level tertinggi," tutur Pep Guardiola usai pertandingan Man City vs Leverkusen.
"Kini kami harus berjuang untuk pertandingan-pertandingan berikutnya,” ujarnya dilansir dari BBC.
Terhitung ada 10 perubahan yang dilakukan Pep Guardiola dari skuad yang turun menghadapi Newcastle di ajang Liga Inggris akhir pekan lalu.
Man City tak menurunkan sang bomber andalan, Erling Haaland, sejak menit pertama laga kontra Leverkusen.
Kiper asal Italia, Gianluigi Donnarumma, juga tak masuk susunan starter. Posisinya digantikan oleh James Trafford.
Sementara itu, Omar Marmoush ditugaskan Guardiola memipin lini serang. Ia diapit oleh Oscar Bobb dan Savinho.
Komposisi pilihan Guardiola itu tak tampil menggigit di babak pertama. Man City terhitung hanya dua kali mencetak tembakan tepat sasaran di babak pertama.
Pep Guardiola kemudian mencoba memperbaiki keadaan dengan memasukkan dua pemain ofensif, Erling Haaland dan Rayan Cherki pada menit ke-65, ketika City sudah ketinggalan 0-2.
Penyerang Manchester City, Erling Haaland, merayakan gol pembuka pada laga Liga Inggris antara Manchester City dan Liverpool di Stadion Etihad di Manchester, barat laut Inggris, pada 9 November 2025.
Erling Haaland Alami Kebuntuan
Namun, kehadiran Haaland tak banyak mengubah situasi. Bomber asal Norwegia itu justru melewatkan tiga kans bagus mencetak gol.
“Mereka (Leverkusen) bermain bagus. Secara umum, kami juga melakukan hal-hal yang sangat baik, kami memiliki lebih banyak peluang daripada mereka, tapi itu hanya setengah peluang,” kata Pep Guardiola.
Pada akhirnya, Guardiola menyadari bahwa keputusannya keliru.
“Saya harus menerimanya. Jika kami menang, itu tidak akan menjadi masalah, jadi saya harus menerimanya bahwa mungkin itu terlalu banyak (perubahan starter)."
"Tapi saya pikir bermain setiap dua atau tiga hari kami perlu (melakukan perubahan), tapi melihat hasilnya, mungkin itu terlalu banyak,” ujar pelatih asal Santpedor, Spanyol, tersebut.
Seiring hasil ini, Man City kini turun posisi ke peringkat enam klasemen Liga Champions dengan torehan 10 poin dari lima pertandingan.
Dalam laga Liga Champions selanjutnya, Man City sudah dinanti lawan kelas kakap, yakni Real Madrid, pada Rabu 10 Desember 2025 mendatang.
“Kami punya waktu,” ucap Guardiola mencoba bersikap tenang menyongsong duel akbar kontra Real Madrid.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih. Berikan apresiasi sekarang