Jet Tempur Tejas India Jatuh dan Meledak di Dubai Airshow, Pilot Tewas di Lokasi
Sebuah jet tempur HAL Tejas milik Angkatan Udara India (IAF) jatuh dan meledak saat melakukan atraksi udara pada Dubai Airshow 2025, Jumat waktu setempat. Insiden tragis itu menewaskan sang pilot, Wing Commander Naman Syal, yang menjadi satu-satunya awak dalam pesawat tersebut.
Dalam pernyataannya, IAF menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah itu dan memastikan penyebab kecelakaan tersebut dengan dibentuk tim penyelidikan.
“IAF sangat menyesalkan kehilangan nyawa ini dan berdiri teguh bersama keluarga yang ditinggalkan dalam masa berduka ini. Sebuah dewan penyelidikan sedang dibentuk untuk memastikan penyebab kecelakaan tersebut,” demikian pernyataan resmi IAF.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.10 waktu Dubai di dekat Bandara Internasional Al Maktoum, Dubai World Central, pada hari terakhir penyelenggaraan pameran penerbangan terbesar di Timur Tengah tersebut. Setelah insiden, atraksi udara sempat dihentikan dan kemudian dilanjutkan kembali.
Kesaksian di Lokasi
Saksi mata, Jignesh Variya, yang menyaksikan langsung bersama keluarganya, mengatakan bahwa pesawat hanya terbang selama delapan hingga sembilan menit dan melakukan dua hingga tiga putaran sebelum mengalami penurunan tajam.
Pesawat sempat mencoba kembali stabil, namun terus kehilangan ketinggian hingga menabrak tanah dan meledak. Ia menggambarkan detik-detik kecelakaan tersebut dengan tegang.
“Saya bisa melihat tiga bola api berbeda ketika pesawat menabrak tanah,” ujar Variya dikutip CNA.
Ia menambahkan bahwa semua orang di area penonton langsung berdiri, dan sekitar 30 detik setelah benturan, kendaraan darurat bergegas menuju lokasi.
Rekaman video yang beredar memperlihatkan asap hitam pekat membumbung tinggi, sementara tim pemadam kebakaran berupaya memadamkan puing pesawat yang masih terbakar.
Kecelakaan ini merupakan insiden kedua yang dialami Tejas. Sebelumnya, jet tempur ini jatuh pada 12 Maret 2024 dalam latihan IAF di India bagian barat. Pilot pada kejadian tersebut berhasil keluar sebelum pesawat jatuh ke kawasan hostel pelajar, tanpa korban jiwa.
Tejas adalah pesawat tempur ringan generasi keempat bermesin tunggal yang dirancang oleh Aeronautical Development Agency India dan diproduksi oleh Hindustan Aeronautics Limited (HAL). Pesawat mulai digunakan sejak 2015 dan menjadi bagian modernisasi armada tempur India.
India tengah menjalankan program besar pengadaan 97 unit Tejas Mk 1A yang dijadwalkan mulai dikirim pada 2027, menambah pesanan 83 unit sebelumnya pada 2021.
Tanggapan dan Proses Investigasi
Pemerintah Dubai menyampaikan bahwa tim darurat telah menangani kondisi di lokasi kejadian. Otoritas penerbangan UEA belum memberikan konfirmasi apakah investigasi lokal akan dilakukan.
Sementara itu, perusahaan General Electric (GE), selaku pemasok mesin, menyatakan kesiapannya membantu investigasi.
“GE mengatakan bahwa mereka siap mendukung proses penyelidikan,” demikian laporan CNA.
Keamanan Airshow
Dubai Airshow merupakan pameran penerbangan terbesar ketiga di dunia, setelah Paris dan Farnborough, dengan catatan kecelakaan fatal yang sangat jarang terjadi sejak peningkatan standar keselamatan dalam beberapa dekade terakhir.
Beberapa insiden sejarah di ajang internasional antara lain jatuhnya Sukhoi Su-30 di Paris Airshow 1999 dan MiG-29 pada 1989, namun ketika itu awak berhasil menyelamatkan diri.