Mau Bangun Rumah? Ini Kelebihan dan Kekurangan Bata Merah yang Wajib Diketahui
Batu bata merah merupakan salah satu material yang umum digunakan untuk membangun dinding rumah.
Dalam dunia konstruksi, pemilihan material memegang peranan penting karena akan memengaruhi daya tahan bangunan, biaya pembangunan, serta kemampuan bahan dalam meredam panas sehingga membuat hunian terasa lebih sejuk.
Meski demikian, setiap material bangunan memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, termasuk bata merah.
Karena itulah, memahami keunggulan dan kelemahan bata merah menjadi langkah penting agar proses pembangunan rumah dapat direncanakan dengan lebih matang dan sesuai kebutuhan.
Lalu, apa itu bata merah dan apa saja kelebihan serta kekurangan material ini?
Apa Itu Batu Bata Merah?
Dosen Teknik Sipil Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo Edy Purwanto menjelaskan, batu bata merah adalah suatu unsur bangunan untuk pembuatan konstruksi bangunan.
Bata merah dibuat dari tanah dengan atau tanpa campuran bahan-bahan lain dan dibakar cukup tinggi sehingga tidak dapat hancur lagi bila direndam dalam air.
Secara spesifikasi, bata merah memiliki berat kering 1.500 kg/m3, berat jenis normal 2.000 kg/m3, dan kuat tekan 2,5-25 N/mm2.
Bata merah juga memiliki konduktivitas termis 0.380 W/mK, tebal spesi 20-30 mm, dan ketahanan terhadap api selama dua jam.
“Jumlah (kebutuhan) bata merah per 1 m2 : 30-35 buah tanpa construction waste,” kata Edy dalam paparan yang diterima Kompas.com, Senin (10/11/2025).
Edy menambahkan, syarat mutu bata merah terbagi menjadi dua, yakni pandangan luar dan ukuran.
Pada syarat pandangan luar, batu bata merah harus mempunyai rusuk-rusuk yang tajam dan siku, bidang sisi harus datar, tidak menunjukkan retak-retak dan perubahan bentuk yang berlebihan, tidak mudah hancur atau patah, warna seragam, dan berbunyi nyaring bila dipukul.
Kemudian, syarat ukuran bata merah adalah panjang 240 mm, lebar 115 mm, dan tebal 52 mm atau panjang 230 mm, lebar 110 mm, dan tebal 50 mm.
Hal tersebut sesuai dengan standar bata merah di Indonesia yang ditetapkan oleh Yayasan Dana Normalisasi Indonesia Nomor 15- 2094-2000.
Kelebihan Batu Bata Merah
Jika memilih bata merah sebagai material untuk membangun dinding rumah, bahan ini memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya tetap populer hingga kini.
Bata merah tidak membutuhkan keahlian khusus dalam proses pemasangannya, mudah diangkut karena ukurannya kecil, dan dapat digunakan untuk membentuk bidang-bidang berukuran kecil.
Selain itu, harganya relatif murah, mudah ditemukan di pasaran, dan tidak memerlukan jenis perekat khusus dalam penggunaannya.
Bata merah juga memiliki keunggulan lain, yaitu tingkat ketahanan panas yang baik sehingga dapat memberikan perlindungan tambahan terhadap api.
Kekurangan Batu Bata Merah
Meski memiliki banyak keunggulan, penggunaan bata merah juga memiliki sejumlah kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum membangun rumah.
Pemasangan bata merah sering kali sulit dibuat benar-benar rapi, terlebih karena ukurannya tidak selalu konsisten, sehingga berpotensi menimbulkan lebih banyak waste.
Material ini juga bersifat menyerap panas saat musim panas dan menyimpan dingin saat musim hujan sehingga suhu ruangan cenderung sulit stabil.
Selain itu, bata merah membutuhkan penggunaan perekat yang lebih banyak dan biasanya memerlukan plesteran yang cukup tebal agar dinding tampak rata akibat permukaan pasangan yang tidak selalu presisi.
Proses pemasangannya pun membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan beberapa jenis dinding lain serta bobot bata merah yang berat dapat memberikan beban tambahan pada struktur bangunan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.