Siap-siap! Tol Jakarta-Cikampek Berpotensi Macet Selama 10 Hari ke Depan, Ini Penyebabnya
PT. Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mengimbau pengendara mewaspadai potensi kepadatan lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek imbas pekerjaan perbaikan di lima titik ruas jalan tersebut dalam 10 hari ke depan terhitung sejak Jumat ini.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pengguna jalan selama proses pekerjaan berlangsung," kata Vice President Corporate Secretary & Legal JTT Ria Marlinda Paallo di Bekasi, Jawa Barat, Jumat.
Ia meminta pengguna jalan untuk mengatur waktu perjalanan, mempersiapkan kendaraan dalam kondisi prima, memastikan saldo uang elektronik mencukupi serta mengisi bahan bakar dan daya perangkat sebelum berangkat.
Pemudik saat meninggalkan Jakarta lewat Gerbang Tol Cikampek Utama
Pihaknya menyiapkan langkah-langkah antisipatif untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas selama periode pekerjaan berlangsung di antaranya menempatkan petugas siaga di lokasi pekerjaan, melakukan pengaturan lalu lintas hingga mempersempit area kerja.
"Kami menyiapkan contra flow apabila diperlukan serta berkoordinasi dengan Kepolisian Patroli Jalan Raya untuk memastikan arus kendaraan tetap terkendali. Pengguna jalan diimbau mematuhi rambu dan arahan petugas, terutama di sekitar area pekerjaan," katanya.
Pihaknya juga telah melakukan sosialisasi rencana pekerjaan melalui spanduk imbauan serta 'Dynamic Message Sign' di kedua arah Tol Jakarta-Cikampek sebagai bentuk transparansi informasi.
"Pekerjaan berlangsung mulai malam ini hingga Minggu 23 November di beberapa titik. Selama periode pekerjaan berlangsung, Tol Jakarta-Cikampek tetap beroperasi secara normal di kedua arah," katanya.
Ria mengungkapkan pekerjaan pemeliharaan ini bukan sekadar merawat infrastruktur melainkan juga merawat kepercayaan.
"Bagi kami, jalan tol adalah jembatan yang menghubungkan berbagai aktivitas dan harapan yang bergerak dari satu kota ke kota lain," ucap dia.
Senior Manager Representative Office 1 JTT Amri Sanusi menjelaskan pekerjaan dimaksud dilakukan secara berkala guna memastikan kualitas jalan tol tetap terjaga dengan baik sekaligus bentuk komitmen menghadirkan perjalanan yang aman serta nyaman bagi seluruh pengguna jalan.
"Pekerjaan dilakukan berdasarkan hasil pemantauan rutin dan evaluasi kondisi lapangan. Pemeliharaan ini menjadi bagian dari upaya kami menjaga mutu jalan tol dan memberikan pengalaman berkendara yang lebih baik," katanya.
Ia merinci pekerjaan titik pertama berada di area Jembatan Sungai Citarum Km 01+517 Karawang Timur jalur Ramp pada Jumat 14 November pukul 19.00 WIB hingga Senin 17 November pukul 16.00 WIB.
Kemudian On Ramp SS Cikunir arah Cikampek lajur 1 dan 2 mulai Jumat 14 November pukul 23.00 WIB sampai Senin 17 November pukul 07.00 WIB serta Km 08+135 hingga 08+185 arah Cikampek lajur 1 dan bahu luar, Minggu 16 November hingga Rabu 19 November 2025.
Selanjutnya Km 62+405 sampai 61+950 arah Jakarta lajur 1 pada Senin 17 November pukul 09.00 WIB hingga Jumat 21 November pukul 22.00 WIB serta Km 25+954 hingga 25+820 arah Jakarta lajur 1 pada Senin 17 November sampai Minggu 23 November 2025.
JTT menyediakan layanan one call center 24 jam di 14080 serta aplikasi travoy 4.5 yang dapat diunduh melalui iOS dan android untuk memudahkan pengguna jalan memperoleh informasi terkini.
Melalui layanan itu, pengguna dapat memantau kondisi lalu lintas secara terkini, lokasi area rehat, permohonan bantuan layanan hingga informasi rekayasa lalu lintas sehingga perjalanan di ruas tol Jasa Marga Group menjadi lebih aman, nyaman dan efisien. (Ant)