Soal Hubungan Inara Rusli dengan Insanul Fahmi, Manajer: Beberapa Bulan Lalu
Isu kedekatan antara Inara Rusli dengan pengusaha Insanul Fahmi kembali menjadi perhatian setelah nama keduanya terseret dalam laporan dugaan perselingkuhan yang dibuat oleh istri Fahmi, Wardatina Mawa, ke Polda Metro Jaya.
Di tengah merebaknya spekulasi, pihak manajemen Inara akhirnya memberikan penjelasan mengenai bagaimana relasi antara keduanya bermula. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
Karina Putri, selaku manajer Inara, membenarkan bahwa keduanya saling mengenal. Namun ia menekankan bahwa hubungan tersebut berada dalam ranah profesional, bukan personal. Menurutnya, Inara tidak memiliki kedekatan di luar urusan kerja.
“Kalau yang saya tahu, kenal itu memang yang untuk urusan bisnis. Memang untuk urusan bisnis memang iya. Jadi kalau dibilang enggak kenal, ya enggak juga. Memang kenal untuk urusan bisnis. Tapi selebihnya kalau urusan pribadinya ya memang kita enggak begitu tahu sih. Tapi kalau untuk urusan kerjaan, iya, tahu,” ujar Karina di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu 23 November 2025.
Ketika para awak media mencoba menggali lebih jauh mengenai sejak kapan interaksi kerja tersebut terjalin, Karina menyebut bahwa ia tidak memiliki rincian pasti mengenai waktunya.
“Aku enggak tahu persisnya ya, tapi kayak beberapa bulan lalu. Cuma persisnya banget aku enggak tahu, takutnya salah ngomong,” jawabnya.
Di sisi lain, Karina sebelumnya juga mengungkap bahwa Inara sendiri belum memberikan sikap tegas mengenai tuduhan yang dilaporkan Wardatina. Disebutkan bahwa Inara belum menyatakan bantahan maupun pengakuan.
“Jadi belum ada jawaban yang dari dianya tuh belum yang kayak iya atau tidak,” ungkapnya.
Karina menyebut komunikasi dengan Inara sejauh ini baru berlangsung melalui pesan dan sambungan telepon, belum melalui pertemuan langsung.
“Kalau itu belum bisa ngomong banyak sih, karena kan kita juga belum ketemu nih sebenarnya,” katanya.
“Tapi aku sudah by call tuh sudah, chat sudah. Cuma memang belum ada pertemuan yang memang kita ketemu banget itu belum,” imbuhnya.
Mengenai klaim pihak pelapor yang menyebut telah mengantongi bukti CCTV, Karina memilih menunggu proses kepolisian berjalan.
“Kan yang dari pihak sana kan ngomongnya ada bukti, kalau saya baca beritanya ya. Terus kan enggak tahu ininya gimana. Cuma ya itu, karena memang kita belum tahu juga dan belum ada pemanggilan juga, belum ada apa, kan kita juga belum bisa lihat nih buktinya seperti apa, gitu kan. Jadi baiknya sih nanti kalau sudah ada pemanggilan, mungkin bisa dilihat, mungkin baru bisa ngomong lagi sih. Cuma ya itu, yang buat kita agak syok kenapa tiba-tiba ada laporan, terus kenapa tiba-tiba ada bukti, gitu-gitu aja sih,” jelasnya.
Karina menambahkan bahwa pihak internal masih mendiskusikan langkah apa yang akan diambil selanjutnya.
“Memang kita udah ada ngobrol internal, cuma ya belum sampai ada—apa ya—kayak keputusan apa tuh belum,” tutupnya.