Usai Kampung Bahari, Gilirang Kampung Ambon Diobok-obok BNN! Puluhan Warga Diamankan, Shotgun Rakitan Ditemukan!

Polres Jakarta Barat gerebek Kampung Ambon
Polres Jakarta Barat gerebek Kampung Ambon

Badan Narkotika Nasional dan Polda Metro Jaya, mengobok-obok Kompleks Perumahan Permata Cengkareng, yang dikenal sebagai Kampung Ambon, Jakarta Barat, Kamis, 6 Oktober 2025.

Puluhan orang diamankan, narkoba berbagai jenis ditemukan, dan benda mencurigakan yang diduga senjata api rakitan jenis shotgun ikut disita. Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Brigadir Jenderal Polisi Roy Hardi Siahaan, menjelaskan bahwa penggerebekan ini merupakan bagian dari upaya memberantas jaringan narkoba lama yang masih beroperasi di wilayah tersebut.

“Kepala BNN dan Kabareskrim serius menindak daerah rawan yang kita sinyalir sebagai kampung narkoba. Hari ini, tim gabungan bergerak ke beberapa titik, termasuk Kampung Ambon,” ujar Brigjen Roy kepada wartawan.

Dalam operasi ini, petugas berhasil menyita sabu, ganja, alat isap, beberapa buku rekening, hingga catatan transaksi yang diduga terkait peredaran narkoba.

“Dari beberapa titik ditemukan barang bukti cukup banyak, dan ini menunjukkan adanya sindikasi yang sudah lama beroperasi di sini,” ujar Brigjen Roy.

Puluhan orang yang diamankan kini sedang diperiksa intensif untuk memastikan peran masing-masing dalam jaringan narkotika.

Tak hanya narkoba, petugas juga menemukan benda mencurigakan yang diduga senjata api rakitan jenis shotgun. Barang tersebut langsung diamankan oleh tim gabungan BNN dan Polda Metro Jaya untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Diduga senpi jenis shotgun. Semua bukti diamankan dan akan diperiksa lebih lanjut,” tutur Brigjen Roy.

Operasi ini menjadi salah satu langkah tegas aparat dalam menumpas kampung narkoba di Jakarta, sekaligus memperlihatkan sinergi antara BNN, Polda Metro Jaya, dan Bareskrim dalam memberantas peredaran narkotika skala besar.

Sebelumnya diberitakan, BNN melakukan operasi besar-besaran di kawasan rawan narkotika Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu siang, 5 November 2025.

Dalam operasi terpadu yang dibackup Satuan Brimob Polda Metro Jaya itu, petugas mengamankan 18 orang tersangka dan menyita berbagai jenis narkotika siap edar. Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Brigadir Jenderal Polisi Roy Hadi Siahaan, mengungkapkan operasi gabungan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan kawasan rawan narkotika di Ibu Kota.

“Operasi ini melibatkan BNN RI, BNN Provinsi DKI Jakarta, BNN Kota Jakarta Utara, serta satu kompi personel Brimob. Total lebih dari 160 petugas diterjunkan,” ujarnya, Rabu, 5 November 2025.

Roy mengatakan, saat penggerebekan berlangsung, petugas sempat mendapat perlawanan dari jaringan pengedar narkoba setempat. Para pelaku berupaya menghadang petugas dengan busur panah, lemparan batu, kembang api, hingga senjata tajam.