Viral Wanita Mendadak Kejang-kejang di KRL, Kepalanya Sampe Berputar Nggak Wajar!
Baru-baru ini media sosial tengah dihebohkan dengan video mengerikan dari seorang wanita pengguna KRL rute Jakarta–Bogor yang mengalami kejang-kejang. Video tersebut viral dan memperlihatkan kepala korban bergerak ke arah belakang tubuhnya secara tidak wajar, memicu kepanikan penumpang lain di dalam kereta.
Peristiwa ini terjadi saat kereta sedang melaju di antara stasiun. Penumpang wanita tersebut tiba-tiba mengalami kejang dengan gerakan kepala yang tak normal, diduga sebagai tanda epilepsi. Penumpang lain serta petugas KRL segera menenangkan korban, sambil menyingkirkan benda-benda berbahaya di sekitarnya.
Ilustrasi KRL Commuterline
Kereta kemudian diberhentikan di stasiun terdekat agar korban bisa mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Kondisi korban saat itu sempat membuat penumpang lain terkejut dan merekam insiden tersebut, yang akhirnya menjadi viral di media sosial.
Dikutip VIVA dari Instagram @fakta.indo Kamis, 6 November 2025, wanita tersebut diketahui terkena epilepsi. Petugas dan penumpang segera menenangkan korban hingga kereta berhenti di stasiun terdekat untuk mendapat perawatan medis.
Epilepsi adalah gangguan neurologis yang memengaruhi aktivitas otak sehingga menimbulkan kejang berulang. Penyakit ini tidak menular, namun gejalanya bisa sangat menakutkan bagi orang yang menyaksikannya.
Jika seseorang mengalami kejang, ada beberapa langkah penting yang harus dilakukan:
- Jauhkan benda berbahaya di sekitar korban untuk mencegah cedera.
- Posisikan tubuh miring, agar saluran pernapasan tetap lancar.
- Jangan menahan gerakan korban atau memasukkan benda apapun ke mulutnya.
- Jangan memberi minum atau makanan saat kejang sedang berlangsung, karena risiko tersedak.
Setelah kejang berhenti, pastikan korban sudah sadar sepenuhnya sebelum dipindahkan atau diberi minum. Sebagian besar kejang berhenti dengan sendirinya dalam beberapa menit. Namun, bila kejang berlangsung lebih dari lima menit, petugas atau layanan medis harus segera dihubungi.
Dalam insiden ini, kecepatan respon penumpang dan petugas KRL membantu mencegah korban cedera lebih parah. Mereka menenangkan korban dan memastikan tubuhnya tetap aman sampai kereta berhenti di stasiun terdekat. Setelah itu, korban langsung dibawa untuk mendapatkan pemeriksaan medis lebih lanjut.
Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar memahami cara menangani orang yang mengalami epilepsi. Pengetahuan sederhana namun tepat dapat menyelamatkan nyawa dan mencegah cedera serius.
Adanya kejadian tersebut menjadi perbincangan warganet di media sosial. Banyak dari mereka yang menyoroti keadaan penumpang wanita tersebut.
Viral Wanita Mendadak Kejang-kejang di KRL
“Siapapun yg berbaju biru yg lagi pegangin tangan Mba nya Terimakasih untuk tidak takut dan berusaha elus2 tangan beliau supaya tenang,” tulis warganet dalam komentar di unggahan tersebut.
“Kalau epilepsi tuh terus jaga pengawasan apalagi kepala takut kebentur, jauhin badan dari benda-benda berbahaya, kasih dia ruang ,baju juga dilonggarkan,gak boleh langsug kasih apapun ke dalam mulut kecuali sudah mulai sadar boleh kasih minum,” timpal warganet lainnya.
Kejadian wanita yang mendadak kejang di KRL Jakarta–Bogor menjadi viral karena gerakan kepala korban yang tampak ekstrem. Dugaan sementara akibat epilepsi menunjukkan pentingnya pemahaman masyarakat tentang kondisi medis ini dan langkah penanganan yang tepat agar insiden serupa bisa diatasi dengan aman dan cepat.