Soal Diskon Tarif Tol Nataru, Menteri PU Akan Surati Airlangga Akhir November

Jalan Tol, diskon tarif tol, jalan tol, libur natal dan tahun baru, Soal Diskon Tarif Tol Nataru, Menteri PU Akan Surati Airlangga Akhir November

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menargetkan sudah bersurat ke Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada akhir November 2025 terkait diskon tarif tol periode libur Natal dan tahun baru (Nataru) 2025/2026.

Menurut dia, saat ini pihaknya sudah mulai berdiskusi dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk membahas besaran potongan tarif serta kesiapan setiap ruas tol.

Apabila besaran potongan tarif sudah disepakati, Kementerian PU akan segera mengirimkan surat resmi ke Airlangga Hartarto, paling lambat pada akhir November 2025.

"Mudah-mudahan, paling lambat, akhir-akhir November kita bisa bersurat resmi ke Menteri Koordinator Perekonomian, agar kita bisa berikan (diskon tarif tol) untuk menghadapi puncak Natal dan tahun baru," ujar Dody di Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/11/2025) dikutip dari Antara.

Masih Membahas dengan BUJT agar Tidak Merasa Dirugikan

Lanjut Dody, pembahasan dengan BUJT perlu dilakukan agar mereka tidak ada yang merasa dirugikan akibat diskon tarif tol.

"Saya sudah mulai bicara dengan pemilik badan usaha jalan tol, sudah mulai awal Oktober, karena kan saya sampaikan juga dalam semua kesempatan, bahwa kalau minta tarif tol (diskon) itu, yang tergerus adalah profit and loss-nya di BUJT," katanya.

Kendati demikian, Menteri PU itu memastikan bahwa program diskon tarif tol akan diberikan oleh pemerintah untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik selama masa liburan panjang Nataru bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan jarak jauh.

Diskusi Berjalan Alot

Sebelumnya, Dody pernah mengatakan bahwa diskusi terkait diskon tarif tol berlangsung alot.

Pasalnya, pemberian diskon tarif tol merupakan kebijakan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang dipotong dari pendapatan mereka atas transaksi pengguna jalan tol.

"Kalau di kami kan jalan tol ini kan menggerus keuntungan mereka, jadi diskusinya agak sedikit alot," ucap Dody dalam media gathering di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat (31/10/2025), dikutip dari Kompas.com.

Selain itu, momentum libur Nataru juga berdekatan dengan mudik Lebaran 2026 yang bakal berlangsung pada awal tahun 2026.

"Sekarang kan kita tidak hanya berbicara Natal-tahun baru, tetapi juga berbicara Idulfitri, karena dekatan nih," ujar Dody.

Rayu BUJT

Meski demikian, Dody mengaku telah melakukan diskusi dengan BUJT agar mereka kembali berkenan memberikan diskon tarif jalan tol seperti momentum mudik pada umumnya.

"Supaya mereka berkenan lagi memberikan diskon sesuai seperti tahun lalu sekitar 20 persen kalau tidak salah," katanya.

Adapun pemberian diskon tarif tol dilakukan dengan tujuan untuk menyebarkan lalu lintas kendaraan agar tidak tertumpuk pada satu tanggal, sehingga menyebabkan kemacetan.

Dody mengatakan, apabila diskon tarif tol libur akhir tahun ini kembali diberikan, maka ia bersama kementerian terkait akan mengumumkannya bersama-sama.

"Insya Allah kita akan mengumumkan nanti bersama dengan Pak Menteri Perhubungan dan Pak Menko Perekonomian, apa-apa saja insentif yang kita berikan untuk perayaan Natal-tahun baru dan Idulfitri," pungkasnya.

Sebagian tulisan di artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "?"

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.