BLT Kesra Rp 900.000 Mulai Disalurkan, Cek Cara Penerimaannya dan Siapa yang Berhak

Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) 2025 senilai Rp 900.000 kepada jutaan keluarga penerima manfaat (KPM).
Program bantuan sosial ini diharapkan dapat memperkuat daya beli masyarakat serta menjaga pertumbuhan ekonomi nasional menjelang akhir tahun.
Penyaluran BLT Kesra 2025 berlangsung selama Oktober hingga Desember 2025, dengan total 35.046.783 keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia.
“(BLT Kesra 2025) akan diterima oleh 35.046.783 keluarga penerima manfaat. Dan ini lebih tinggi dari BLT sebelumnya, dan ini bisa menjangkau kurang lebih 140 juta orang kalau kita berasumsi satu KPM itu ayah, ibu, dan dua anak,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet, Jumat (24/10/2025).
BLT Kesra 2025 Mulai Cair di Berbagai Daerah
Pantauan Kompas.com di lapangan menunjukkan, sejumlah penerima di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, telah mulai menerima BLT Kesra Rp 900.000 melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di bank-bank Himbara.
Pemerintah menyalurkan bantuan ini melalui dua jalur utama, yakni:
- Bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) untuk sekitar 18,3 juta keluarga, dan
- PT Pos Indonesia untuk sekitar 17,2 juta keluarga lainnya.
Dengan total lebih dari 35 juta KPM, pemerintah menargetkan bantuan ini dapat memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah pada kuartal akhir 2025.
Apa Itu BLT Kesra?
BLT Kesra (Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat) merupakan bantuan tunai langsung dari pemerintah kepada masyarakat berpenghasilan rendah.
Tujuannya adalah menjaga daya beli, menekan dampak inflasi, serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Penerima BLT Kesra 2025 ditetapkan berdasarkan Data Sosial Ekonomi Nasional (DSEN) dan mencakup kelompok masyarakat dalam desil 1–4, yaitu lapisan ekonomi terbawah.
Program ini bersifat tambahan di luar bansos reguler dari Kementerian Sosial (Kemensos), seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
Cara Cek Penerima BLT Kesra 2025
Masyarakat dapat mengecek secara mandiri apakah terdaftar sebagai penerima BLT Kesra 2025 melalui dua cara resmi yakni melalui laman Kemensos dan aplikasi Cek Bansos di ponsel.
1. Cek Melalui Situs Kemensos
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
1. Buka situs resmi https://cekbansos.kemensos.go.id
2. Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan
3. Masukkan nama lengkap sesuai KTP
4. Ketik kode captcha yang muncul
5. Klik tombol “Cari Data”
Hasil pencarian akan menampilkan apakah nama Anda terdaftar sebagai penerima BLT Kesra 2025, lengkap dengan jenis bantuan dan status pencairan. Jika tidak terdaftar, sistem akan menampilkan keterangan “Tidak terdapat peserta/PM.”
2. Cek Melalui Aplikasi Cek Bansos
Cara lain yang lebih praktis adalah menggunakan aplikasi “Cek Bansos” dari Kemensos, yang dapat diunduh di Play Store atau App Store. Berikut langkahnya:
1. Unduh dan buka aplikasi Cek Bansos
2. Pilih menu “Cek Bansos”
3. Isi data provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa
4. Masukkan nama sesuai KTP
5. Selesaikan verifikasi captcha, lalu tekan “Cari Data”
Aplikasi akan menampilkan status penerimaan BLT Kesra 2025 dan jadwal pencairan. Jika sudah terdaftar, masyarakat bisa mengonfirmasi waktu pencairan ke desa atau pendamping bansos setempat.
Pemerintah Dorong Ketepatan Sasaran
Pemerintah menegaskan bahwa seluruh penerima BLT Kesra 2025 ditetapkan berdasarkan verifikasi dan validasi data DSEN agar bantuan tepat sasaran.
Airlangga menambahkan, kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga pertumbuhan ekonomi nasional menjelang akhir tahun.
“Bantuan sosial ini bukan hanya menjaga daya beli masyarakat, tapi juga menjadi instrumen penting untuk menstabilkan konsumsi rumah tangga di kuartal IV,” ujar Airlangga.
Penyaluran BLT Kesra Rp 900.000 diharapkan dapat mendorong konsumsi rumah tangga, yang merupakan penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional.
Selain itu, bantuan ini menjadi salah satu bentuk intervensi sosial pemerintah untuk membantu masyarakat yang terdampak kenaikan harga bahan pokok dan perlambatan ekonomi global.
Pemerintah berkomitmen memastikan penyaluran bantuan ini tepat waktu dan transparan, dengan monitoring berlapis dari pusat hingga daerah.
Sebagian Artikel Telah Tayang di Kompas.com dengan Judul
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.