Mees Hilgers Berpeluang Gugat FC Twente ke Pengadilan Olahraga
Drama pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers, dengan klub Liga Belanda (Eredivise), FC Twente, memasuki babak baru.
Mees Hilgers sebenarnya sudah berencana hengkang dari FC Twente pada bursa transfer musim panas 2025.
Namun, sejumlah kesepakatan dengan klub lain gagal terwujud sehingga Hilgers kembali ke De Grolsch Veste.
Masalah muncul ketika manajemen FC Twente meminta sang pemain untuk memperpanjang kontraknya.
Karena tidak ada kata sepakat, Mees Hilgers hanya diperbolehkan berlatih tanpa mendapat izin bermain di kompetisi resmi.
Pengacara olahraga, Andre Brantjes, menilai kondisi ini bisa menjadi dasar kuat bagi Hilgers untuk menggugat FC Twente ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
hak pemain telah dilanggar karena klub dianggap melakukan pemaksaan demi kepentingannya sendiri.
"Tidak ada yang memiliki hak untuk bermain, tetapi Anda harus diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam kompetisi," ujar Brantjes seperti dikutip Twente Insite.
"Hal itu tampaknya secara definisi tidak mungkin di sini, kecuali dia memperpanjang kontraknya. Maka Anda pada dasarnya akan dikucilkan," tambahnya.
Brantjes menyarankan agar Hilgers membawa kasus ini ke komisi arbitrase untuk meminta pembatalan kontrak.
"Jika saya Hilgers, saya akan mengajukan gugatan ke komisi arbitrase dan meminta pembatalan kontrak, di mana FC Twente harus membayar sisa gajinya," tegas Andre Brantjes.
"Lagi pula, dia tidak diberi kesempatan untuk melakukan apa yang dia ditugaskan: bermain sepak bola."
Nilai Pasar Mees Hilgers Terancam Turun
Bek timnas Indonesia, Mees Hilgers, menjadi sorotan tajam usai tampil buruk saat FC Twente takluk dari Ajax Amsterdam dalam laga pekan terakhir Eredivisie 2024-2025, Minggu (18/5).
Situasi pelik ini membuat Mees Hilgers kehilangan kesempatan bermain musim ini.
Brantjes menilai, justru FC Twente yang akan dirugikan jika terus menahan sang bek tanpa memberi menit bermain.
"Ini kesalahan klub bahwa Hilgers tidak bisa memanfaatkan nilai pasarnya. Karena dia tidak diberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya." kata Brantjes.
"Karena dia tidak bisa menunjukkan kemampuannya, dia kehilangan kesempatan," lanjut pengacara asal Belanda itu.
Meski sedang menghadapi masalah di Belanda, Hilgers tetap memiliki nilai tawar tinggi di Eropa. Namun, larangan tampil jelas membuat peluangnya terbatas.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.