Arsene Wenger Nilai Real Madrid seperti Duel Lawan Bocah di El Clasico
Pada laga El Clasico yang berlangsung di Santiago Bernabeu, Barcelona menelan hasil yang mengecewakan berupa kekalahan 1-2 dari Real Madrid.
Pelatih legendaris Arsenal, Arsene Wenger, mengungkapkan bahwa pertandingan tersebut mirip dengan duel antara pria dewasa melawan bocah.
Dalam laga El Clasico di Stadion Santiago Bernabeu, Minggu (26/10/2025), Kylian Mbappe membuka skor untuk Real Madrid pada menit ke-22.
Fermin Lopez (38') sempat membawa Barcelona menyetarakan skor jadi 1-1.
Jude Bellingham lalu memulihkan keunggulan Real Madrid pada menit ke-43.
Meskipun Barcelona sedikit lebih mendominasi penguasaan bola dengan 52 persen, mereka tetap beruntung tidak menelan kekalahan dengan skor lebih besar.
Real Madrid mencatatkan 9 tembakan tepat sasaran, sementara Barcelona hanya 6 kali.
Buruknya koordinasi di lini belakang Barcelona menjadi salah satu penyebab mereka kesulitan menghadapi serangan Madrid.
Bek Barcelona Inigo Martinez melakukan pemanasan sebelum pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions antara FC Barcelona dan BVB Borussia Dortmund di Estadi Olimpic Lluis Companys di Barcelona pada 9 April 2025.
Barcelona Disebut Rindukan Inigo Martinez
Kedua gol Madrid berawal dari kesalahan yang dilakukan oleh para pemain belakang Barcelona, yang gagal menerapkan jebakan offside.
Arsene Wenger menyoroti absennya Inigo Martinez sebagai salah satu faktor utama dari keruntuhan pertahanan Barcelona.
Inigo, yang kini bermain untuk Al Nassr, sebelumnya merupakan elemen kunci dalam pertahanan Barcelona yang berhasil menerapkan taktik jebakan offside dengan baik.
"Saya merasa kehilangan Inigo Martínez di lini belakang membuat Barcelona kehilangan salah satu pemain paling berpengalaman mereka," ujar Wenger di Bein Sports.
Selain itu, hilangnya Raphinha dan Robert Lewandowski akibat cedera juga dinilai mengurangi kemampuan Barcelona dalam mengontrol permainan pada momen-momen krusial.
Wenger menambahkan bahwa Xabi Alonso berhasil mengatur permainan Real Madrid dengan sangat baik, yang membuat perbedaan dalam pertandingan tersebut.
"Secara keseluruhan, ini terasa seperti pertandingan antara pria dan anak-anak," tuturnya.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.