Poltracking: 53,5% Masyarakat Puas dengan Program MBG
Poltracking merilis hasil survei terkait kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Termasuk program kerja yang digagas Presiden Prabowo. Sebanyak 53 persen masyarakat puas dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Beberapa program Pemerintahan Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka terus mendapat afirmasi positif, di antaranya Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diketahui sekitar 89,7 persen publik dan tingkat kepuasan terhadap program ini yakni 53,5 persen," kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda dalam konferensi pers secara daring, Minggu, 19 Oktober 2025.
Hanta menjelaskan bahwa 22,7 persen masyarakat menilai MBG sebagai program prioritas paling bermanfaat dibanding program lainnya yang dijalankan pemerintah.
"Program lainnya yakni program pembangunan 3 juta rumah subsidi yang diminati oleh 54,7 persen masyarakat dan mayoritas publik berharap program pembangunan rumah subsidi terjangkau harganya 36,6 persen dan memperhatikan kualitas bangunan 15,7 persen," kata Hanta.
Hanta menambahkan bahwa MBG juga menempati posisi teratas sebagai program yang dianggap paling tepat sasaran oleh masyarakat.
“Yang pertama adalah MBG, sebanyak 25 persen, kemudian subsidi upah 11,7 persen, Kartu Indonesia Pintar 10 persen, layanan kesehatan gratis 9,8 persen, dan Kartu Indonesia Sehat 9,4 persen,” jelasnya.
Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) terdiri dari nasi, ayam dan sayur
Selain tingkat manfaat dan ketepatan sasaran yang tinggi, Hanta menyebut tingkat pengetahuan publik terhadap program MBG juga sangat besar, mencapai 89,7 persen responden.
“Kami juga mendalami apakah responden setuju dengan program ini. Hampir 70 persen, yakni 69,8 persen, mengatakan setuju dengan program MBG,” katanya.
Diketahui, survei Poltracking Indonesia dilakukan pada 3-10 Oktober 2025. Total ada 1.220 orang menjadi responden dengan margin of error +/- 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Wawancara survei dilakukan oleh surveyor terlatih dan dilakukan secara langsung atau tatap muka.