Cara Cek Hasil Seleksi Magang Nasional 2025: Link, Jadwal, dan Fasilitasnya

Hasil seleksi Program Magang Nasional 2025 dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mulai diumumkan pada 16 hingga 18 Oktober 2025.
Peserta yang telah mendaftar bisa segera memeriksa status kelolosan mereka melalui laman resmi program tersebut.
Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah memperluas kesempatan kerja bagi lulusan baru perguruan tinggi sekaligus menjembatani mereka dengan dunia industri.
Cara mengecek hasil seleksi
Peserta dapat memeriksa hasil seleksi melalui situs maganghub.kemnaker.go.id
dengan langkah-langkah berikut:
- Masuk ke laman resmi maganghub.kemnaker.go.id.
- Login menggunakan akun yang dipakai saat mendaftar.
- Pilih menu “Status Pendaftaran” pada dashboard utama.
- Cek notifikasi kelolosan dan detail program magang yang diperoleh.
Selain melalui situs, peserta juga akan menerima informasi hasil seleksi melalui email dan nomor WhatsApp yang telah didaftarkan.
Bagi peserta yang dinyatakan lolos, kegiatan pemagangan akan berlangsung mulai 20 Oktober 2025 hingga 19 April 2026.
Antusiasme tinggi dari pendaftar
Pendaftaran Magang Nasional 2025. Cek daftar lowongannya di karirhub kemnaker.
Dikutip dari laman Kemenaker, minat terhadap program ini sangat tinggi.
Hingga penutupan pada 15 Oktober 2025, tercatat 156.159 pelamar telah mendaftar dengan total 424.743 lamaran karena setiap peserta dapat mengajukan hingga tiga posisi magang.
Adapun jumlah perusahaan penyelenggara mencapai 1.668 perusahaan, dengan sekitar 1.300 posisi magang yang tersedia bagi lebih dari 6.000 calon peserta.
Fasilitas bagi peserta yang lolos
Peserta yang berhasil lolos seleksi akan mendapatkan sejumlah fasilitas, mulai dari uang saku setara upah minimum, jaminan sosial tenaga kerja, hingga pendampingan dari mentor perusahaan.
“Pemerintah akan menanggung penuh biaya upah sebesar Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) peserta magang nasional selama enam bulan,” ujar Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, Senin (6/10/2025).
Selain itu, peserta juga dijamin melalui Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JM) yang seluruhnya ditanggung oleh pemerintah.
Perusahaan penyelenggara diwajibkan memberikan laporan perkembangan magang setiap bulan kepada Kemenaker.
“Kewajiban perusahaan adalah memberikan laporan kemajuan magang setiap bulan kepada Kemnaker,” ujar Cris, perwakilan dari Kemenaker.
Kemenaker siapkan batch 2 dengan kuota lebih besar
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan bahwa pemerintah akan membuka Magang Nasional Batch 2 dengan kuota mencapai 80.000 peserta, meningkat dari batch pertama yang menyediakan 20.000 slot.
"Pada gelombang pertama, kami membuka 20.000 slot. Setelah ini berlangsung, kami akan melanjutkan dengan gelombang kedua sebanyak 80.000 peserta," ujar Yassierli, dikutip dari Antara, Senin (13/10/2025).
Menurutnya, langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo yang menargetkan 100.000 peserta bergabung dalam program Magang Nasional tahun ini.
“Kami membuka partisipasi untuk lebih banyak perusahaan dan juga untuk instansi pemerintah pusat dan daerah,” tambahnya.
Dengan pembukaan batch kedua, Kemenaker berharap kesempatan magang dapat menjangkau lebih banyak lulusan sarjana dan diploma di berbagai provinsi, sekaligus memperkuat kesiapan kerja generasi muda Indonesia.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.