Terungkap! Erin Taulany Disebut Punya Gaya Hidup Boros, Habiskan Rp2 Juta Sehari Hanya untuk Makanan
Nama Erin Taulany, istri Andre Taulany, kembali menjadi sorotan publik setelah isi surat gugatan cerai Andre terhadapnya beredar luas di media sosial. Dalam surat tersebut, terungkap sejumlah alasan yang diduga menjadi pemicu keretakan rumah tangga mereka, termasuk tudingan bahwa Erin memiliki gaya hidup boros dan terlalu konsumtif.
Dokumen gugatan yang viral itu menyebut bahwa Erin kerap mengutamakan gaya hidup mewah serta sering membeli barang-barang mahal yang dinilai tidak terlalu berguna. Tak hanya itu, Andre juga menuding bahwa sang istri kerap menekan dirinya untuk terus bekerja demi memenuhi gaya hidup tinggi tersebut. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
Andre Taulany dan Rein Wartia Trigina
“Bahwa Termohon memiliki gaya hidup yang boros dan konsumtif, lebih mengedepankan gaya hidup (life style). Termohon selalu membeli barang-barang mewah dan yang sifatnya 'mubazir' atau tidak berguna sekali. Termohon selalu menekan Pemohon untuk terus bekerja memenuhi kebutuhan konsumtif dan gaya hidup mewah serta boros Termohon,” bunyi keterangan tertulis dalam gugatan tersebut yang dikutip dari Instagram @rumpi_gosip pada Jumat, 17 Oktober 2025.
Andre bahkan mengaku sudah berulang kali menasihati Erin agar bisa lebih bijak dalam mengelola keuangan keluarga. Namun, menurut isi surat itu, setiap kali dinasihati, Erin justru dikatakan marah dan tidak mau mendengarkan.
Hal yang paling mengejutkan dari isi gugatan tersebut adalah pengakuan Andre soal kebiasaan Erin yang diduga menghabiskan sekitar Rp2 juta per hari hanya untuk membeli makanan lewat aplikasi daring.
“Selama enam bulan belakangan ini, di mana Pemohon tidak tinggal bersama lagi dengan Termohon dan anak-anak, Termohon selalu memesan makanan-makanan yang mahal-mahal dari aplikasi Gojek, di mana satu hari bisa mencapai Rp2.000.000. Apabila dijumlah selama satu bulan, bisa mencapai Rp40–50 juta rupiah.”
Andre mengklaim bahwa meski sudah memberikan uang belanja setiap bulan, Erin tetap memesan makanan dengan harga fantastis. Ia pun merasa terpaksa membayar pesanan tersebut karena tidak ingin menimbulkan masalah dengan para pengantar makanan.
“Pemohon tidak bisa mengelak untuk membayar pesanan tersebut, karena takut tukang Gojek marah dan akhirnya dirugikan atas pesanan Termohon tersebut,” demikian isi surat tersebut.
Hingga kini, baik Andre maupun Erin belum memberikan keterangan resmi terkait beredarnya isi surat gugatan tersebut. Namun, publik ramai memperbincangkan tudingan tersebut di media sosial, terutama karena jumlah pengeluaran yang disebutkan dinilai sangat fantastis untuk kebutuhan sehari-hari.