Anak yang Sudah Dewasa Juga Terdampak Perceraian Grey Divorce

orangtua bercerai, dampak perceraian, perceraian orangtua, dampak perceraian bagi anak, grey divorce, perceraian pasangan, grey divorce artinya, Anak yang Sudah Dewasa Juga Terdampak Perceraian Grey Divorce

 Grey divorce artinya perceraian pasangan lanjut usia (lansia), biasanya dengan usia pernikahan lebih dari dua dekade. Lantas, apakah perceraian orangtua ini bisa berdampak pada anak-anaknya yang umumnya sudah dewasa?

Hal ini karena anak-anak yang sudah dewasa biasanya dianggap tidak akan terdampak secara psikologis ketika orangtuanya bercerai. Mereka juga dinilai sudah paham akan kondisi orangtuanya. 

Namun, psikologi klinis dan pendiri Cup of Stories, Fitri Jayanthi, M.Psi. berkata, anak-anak tetap terdampak perceraian orangtuanya. 

“Perceraian memengaruhi anak-anak dari segala usia, dan ini tidak terkecuali anak-anak yang sudah dewasa,” kata Fitri ketika dihubungi Kompas.com pada Selasa (7/10/2025).

Dampak perceraian grey divorce terhadap anak

1. Mempertanyakan dinamika keluarga

orangtua bercerai, dampak perceraian, perceraian orangtua, dampak perceraian bagi anak, grey divorce, perceraian pasangan, grey divorce artinya, Anak yang Sudah Dewasa Juga Terdampak Perceraian Grey Divorce

Grey divorce atau perceraian orangtua lansia bisa berdampak pada anak, meskipun mereka dewasa. Berikut penjelasan psikolog.

Fitri mengatakan, anak-anak yang melihat perceraian orangtuanya di usia lanjut bakal mempertanyakan apa yang selama ini dilihat di keluarganya.

Mereka menjadi kurang yakin apakah selama ini hubungan dan interaksi yang terjadi antara ayah dan ibunya adalah palsu dan topeng belaka, atau nyata.

“Dan menimbulkan pemikiran bahwa ternyata di dalam hubungan pernikahan, ada kemungkinan terjadi seperti ini (grey divorce), dan bisa jadi itu juga terjadi pada hubungan mereka dengan pasangan masing-masing,” jelas Fitri.

2. Canggung dengan keluarga besar

orangtua bercerai, dampak perceraian, perceraian orangtua, dampak perceraian bagi anak, grey divorce, perceraian pasangan, grey divorce artinya, Anak yang Sudah Dewasa Juga Terdampak Perceraian Grey Divorce

Grey divorce atau perceraian orangtua lansia bisa berdampak pada anak, meskipun mereka dewasa. Berikut penjelasan psikolog.

Anak-anak yang orangtuanya bercerai akibat grey divorce dinilai bakal menjadi canggung saat berinteraksi dengan keluarga besar, baik dari pihak ayah maupun pihak ibu.

Sebab, anak-anak sudah mengenal keluarga besar sejak kecil, bahkan hubungan mereka sudah cukup melekat. 

“Mereka sudah ada hubungan yang melekat, misalnya dengan omnya, tantenya, atau saudara lainnya sehingga saat terjadi perceraian, pastinya akan timbul kecanggungan atau kehilangan,” kata Fitri.

Ditambah lagi, karena merasa akan “kehilangan” keluarga besar dari pihak ayah atau ibu akibat perceraian, anak pun akan mengalami proses berduka meskipun mereka sudah dewasa. 

Dengan demikian, grey divorce tidak hanya berdampak pada kedua pihak yang berpisah, tapi juga bisa memengaruhi anak-anak mereka. 

Perceraian tersebut tetap bisa menimbulkan perasaan kehilangan dan duka. Sebab, perceraian juga berarti perubahan besar dalam struktur keluarga. 

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.