Kasus Tabrakan Nadya Almira 2013: Tudingan, Kondisi Korban, dan Klarifikasi

tabrak lari, Nadya Almira, nadya almira tabrak, kasus nadya almira, Kasus Tabrakan Nadya Almira 2013: Tudingan, Kondisi Korban, dan Klarifikasi, Kondisi Korban Setelah 13 Tahun, Klarifikasi Nadya Almira, Upaya Damai dan Ganti Rugi, Profil Nadya Almira

Kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan nama mantan bintang FTV, Nadya Almira, kembali ramai di media sosial.

Peristiwa yang terjadi pada 13 Oktober 2013 itu menyeret Nadya dalam tudingan tabrak lari terhadap seorang pengendara motor bernama Adnan.

Setelah 12 tahun berlalu, kasus ini mencuat lagi usai Hanny, adik korban, menceritakan kisah keluarganya. Ia bahkan menangis ketika mengungkap kondisi sang kakak di kanal YouTube dokter Richard Lee.

Richard Lee sempat terdiam ketika diperlihatkan foto-foto kondisi Adnan usai kecelakaan lengkap dengan hasil rontgen.

“Kasih saya waktu, saya yang butuh waktu bukan yang cerita,” kata Richard Lee, dikutip Kamis (2/10/2025).

Kondisi Korban Setelah 13 Tahun

Hanny mengungkap bahwa hingga kini Adnan masih menjalani perawatan medis.

Selain harus rutin mengganti perban di kepala, Adnan juga menderita penyakit serius seperti meningitis dan kista otak.

Menurutnya, sejak awal perawatan biaya rumah sakit sangat besar, bahkan mencapai Rp 500 juta karena berbagai operasi yang harus dijalani.

Nadya sempat memberikan bantuan bertahap hingga total Rp 185 juta, namun kemudian menyatakan tidak sanggup lagi menambah biaya.

Keluarga pun harus menjual motor dan harta benda lainnya, kecuali rumah, demi pengobatan Adnan yang disebut sebagai tulang punggung keluarga.

“Saya pengin, ‘ini lihat akibat ulah kecerobohan kamu 13 tahun lalu, yang menderita bukan cuma abang saya, tapi ibu saya, ayah saya, saya pun adik-adik saya,’” kata Hanny sambil menangis.

Ia menegaskan tidak akan memperpanjang masalah hukum apabila ada itikad baik dari pihak Nadya. Namun yang ia sesalkan, Nadya dianggap tetap bisa menjalani hidup normal tanpa pernah menjenguk atau menanyakan kondisi Adnan.

“Harusnya kamu bisa berempati sedikit untuk ngunjungin Adnan, tahu kabarnya Adnan seperti apa. Ini kamu sama sekali tidak ada menanyakan kabar, tidak ingin tahu kondisi Adnan saat ini,” ujarnya.

Klarifikasi Nadya Almira

Di tengah polemik ini, Nadya akhirnya buka suara. Ia membantah tuduhan bahwa dirinya menghilang atau sulit dihubungi.

“Saya ga ke mana-mana, cari saya sangat-sangat mudah. Nomer telopon saya, orang tua saya enggak ada yang ganti. Bahkan nomer saya dicantumin di IG,” tulis Nadya melalui pesan langsung Instagram yang kemudian dibagikan adik korban.

Nadya juga menjelaskan kronologi kecelakaan dari sudut pandangnya saat hadir di kanal YouTube Denny Sumargo. Ia mengaku dalam kondisi sangat lelah sepulang syuting ketika peristiwa itu terjadi, tepat di hari ulang tahun Adnan.

“Inget banget sih enggak, tapi Nad baru pulang dari syuting kondisinya capek banget,” kata Nadya.

Menurut Nadya, motor Adnan tiba-tiba melintas dan memotong jalan mobilnya, sehingga ia kaget dan banting setir hingga menabrak beton.

“Nad ingetnya itu dia motong dan pelan di depan Nad. Nad kaget banget. Karena memang kondisi pulang syuting, enggak fokus. Nad banting setir, nabrak beton,” jelasnya.

Ia menegaskan tidak sedang ngebut, hanya melaju sekitar 40 km/jam.

“Enggak, enggak sampai 70-80 (km/jam), mungkin 40-an (km/jam). Sekitar segitu, itu bukan jalan raya besar,” ucapnya.

Nadya juga mengaku sempat tak sadarkan diri setelah kecelakaan.

“Abis itu Nad pingsan, enggak inget apa-apa lagi. Ilang. Nad enggak tahu gimana caranya dari mobil itu bisa sampai rumah sakit, udah enggak sadar apa-apa,” tuturnya.

Upaya Damai dan Ganti Rugi

Nadya menyebut sudah berusaha bertanggung jawab setelah mengetahui ada korban. Ia menanggung biaya pengobatan Adnan selama sebulan dan meminta bantuan polisi untuk menengahi perkara ini.

Hasilnya, dibuat surat kesepakatan yang ditandatangani di hadapan aparat, di mana pihak Nadya menyerahkan Rp 40 juta. Total bantuan yang ia klaim sudah diberikan mencapai Rp 185 juta.

Profil Nadya Almira

Nadya Almira lahir di Jakarta pada 24 Juni 1994.

Ia dikenal sebagai aktris FTV populer dengan postur tinggi 173 cm, aktif di dunia hiburan sejak 2007 hingga 2019.

Ia menempuh pendidikan di SD Islam Al-Falaah (1998–2004), SMPN 2 Ciputat (2004–2007), dan SMK Bina Informatika Bintaro (2007–2010).

Debut kariernya dimulai lewat sinetron Buku Harian Baim (2009), lalu melejit berkat perannya sebagai Lisa di Arti Sahabat (2010–2011). Ia juga membintangi sejumlah film, di antaranya Kehormatan di Balik Kerudung (2011), Kepergok Pocong (2011), Santet Kuntilanak (2012), Yusra dan Yumna (2012), serta Thank You Cinta (2014).

Di dunia sinetron, namanya semakin dikenal melalui Tukang Bubur Naik Haji The Series dan Emak Ijah Pengen ke Mekkah.

Meski sudah ada kesepakatan damai, pernyataan Hanny membuka kembali luka lama. Banyak warganet menunggu klarifikasi lebih lanjut dari kedua belah pihak mengenai tanggung jawab dan kondisi Adnan saat ini.

Kasus ini pun kembali menjadi sorotan publik, mempertemukan kisah masa lalu Nadya Almira dengan realitas yang masih dijalani korban dan keluarganya hingga kini.