Bojan Hodak Akui Persib Tak Tampil Apik, Tapi Persija Tetap Tumbang
Duel sarat gengsi antara Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menghadirkan drama panas. Dalam laga bertajuk El Clasico Indonesia di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu 10 Mei 2026, Maung Bandung sukses menaklukkan rival abadinya dengan skor 2-1 sekaligus mengubur harapan Persija dalam perburuan gelar Super League 2025/2026.
Padahal, Macan Kemayoran sempat membuat publik Persib terdiam lebih dulu lewat gol Alaaeddine Ajarie pada menit ke-19. Namun, Maung Bandung menunjukkan mental juara. Sosok Adam Alis tampil sebagai mimpi buruk bagi mantan timnya setelah memborong dua gol dalam rentang 10 menit untuk membalikkan keadaan.
Kemenangan ini membuat Persib makin nyaman di puncak klasemen sementara dengan koleksi 75 poin dari 32 laga. Sebaliknya, peluang Persija mengejar gelar resmi tertutup.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengaku sejak awal sudah memperkirakan laga berlangsung keras dan penuh tekanan. Menurut pelatih asal Kroasia itu, duel melawan Persija tidak pernah mudah, terlepas dari posisi klasemen kedua tim.
"Saya sudah katakan sebelumnya, ini tidak akan menjadi permainan yang indah. Ini pertandingan yang sangat sulit, dan dalam sebuah derby, tidak pernah ada tim favorit," ujar Hodak dalam konferensi pers usai pertandingan, Minggu 10 Mei 2026.
Hodak menilai pertandingan kali ini lebih banyak ditentukan oleh mentalitas dan kerja keras pemain di lapangan ketimbang permainan atraktif. Ia mengakui Persib tidak tampil dalam performa terbaik, tetapi mampu menunjukkan karakter saat tertinggal lebih dulu.
Sorotan khusus diberikan kepada Adam Alis yang tampil luar biasa sepanjang babak pertama. Dua gol sang gelandang menjadi titik balik yang membuat Persib mampu keluar dari tekanan Persija.
"Ini mungkin bukan permainan terbaik yang pernah kami mainkan, tetapi sangat sulit dan penuh kerja keras. Pada akhirnya, kami memenangkan pertandingan melalui Adam yang hari ini benar-benar terinspirasi. Tentu saya senang dengan tiga poin untuk Persib," katanya seperti dikutip laman resmi Persib.
Pertandingan sendiri berlangsung panas sejak menit awal. Persija tampil agresif dan beberapa kali merepotkan lini pertahanan Persib. Gol pembuka lahir melalui Alaaeddine Ajarie yang sukses memanfaatkan celah di pertahanan Maung Bandung pada menit ke-19.
Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Adam Alis muncul sebagai pembeda lewat gol penyama kedudukan pada menit ke-28 sebelum kembali mencetak gol kedua pada menit ke-38. Stadion Segiri pun berubah tegang setelah Persib berbalik unggul 2-1.
Memasuki babak kedua, tekanan Persija semakin intens. Tim asuhan Thomas Doll terus menggempur pertahanan Persib demi mencari gol penyeimbang. Fabio Calonego sempat mengancam lewat tendangan keras pada menit ke-50, tetapi bola masih melenceng tipis.
Alaaeddine Ajarie juga beberapa kali nyaris mencetak gol keduanya di laga ini. Beruntung bagi Persib, Teja Paku Alam tampil gemilang di bawah mistar. Kiper asal Padang tersebut menjadi tembok kokoh lewat sejumlah penyelamatan krusial.
Salah satu momen penting terjadi pada menit ke-53 ketika Teja berhasil menggagalkan peluang emas Ajarie dari jarak dekat. Penyelamatan itu membuat momentum Persija sedikit menurun.
Situasi sempat memanas di pinggir lapangan. Bojan Hodak diganjar kartu kuning oleh wasit asal Uzbekistan, Firdavs Norsafarov, setelah melayangkan protes keras terhadap keputusan pengadil pertandingan.
Persib juga sempat mendapat kabar buruk ketika Layvin Kurzawa mengalami cedera pada menit ke-79 dan harus ditarik keluar. Dedi Kusnandar masuk menggantikan pemain asal Prancis tersebut untuk menjaga keseimbangan lini tengah.
Pada menit-menit akhir, Persija benar-benar mengurung pertahanan Persib. Eksel Runtukahu dan Allano terus menekan demi mencari gol penyama. Namun, Teja kembali menjadi penyelamat setelah menggagalkan peluang berbahaya Persija pada masa injury time.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Persib. Hasil ini bukan hanya memperkokoh posisi Maung Bandung di puncak klasemen, tetapi juga memastikan langkah Persija terhenti dalam perburuan trofi musim ini.