XLSmart bikin Geger, Daftar SIM Card cuma Modal Selfie

XLSmart telah mengimplementasikan registrasi SIM card dengan face recognition.
XLSmart telah mengimplementasikan registrasi SIM card dengan face recognition.

Operator telekomunikasi XLSmart telah mengimplementasikan registrasi SIM card (kartu SIM) dengan face recognition (pencocokan wajah).

Layanan tersebut masih bersifat opsional bagi pelanggan, sejalan dengan regulasi yang berlaku saat ini. Melalui sistem biometrik yang terhubung dengan database kependudukan nasional, proses verifikasi dilakukan secara otomatis untuk memastikan akurasi data.

Inisiatif ini merupakan bentuk dukungan XLSmart terhadap program pemerintah dalam mempercepat transformasi digital nasional, sekaligus meningkatkan keamanan data pribadi pelanggan.

Implementasi ini pun disaksikan langsung oleh Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) Edwin Hidayat Abdullah dan Direktur Eksekutif Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Marwan O Baasir.

"Sebagai bagian dari komitmen mendukung kebijakan pemerintah, kami berharap regulasi resmi terkait registrasi biometrik dari Kemenkomdigi dapat segera dirilis, sehingga implementasi ini dapat berjalan lebih terarah, konsisten, dan memberikan kepastian bagi seluruh pelaku industri," kata Director and Chief Regulatory Officer XLSmart Merza Fachys di Jakarta, Selasa, 30 September 2025.

Menurutnya, kebijakan registrasi kartu SIM dengan menggunakan teknologi biometrik diterapkan oleh pemerintah melalui Kemenkomdigi, sebagai bagian dari upaya menjaga ruang digital Indonesia tetap aman, bersih, dan bertanggung jawab, di tengah pesatnya pertumbuhan pengguna layanan teknologi, informasi dan komunikasi (TIK).

Bagi pelanggan XL dan Axis dapat memanfaatkan layanan ini melalui situs registrasi.xl.co.id, sementara untuk pelanggan Smartfren dapat mengakses melalui http://smartfren.com/activation.

"Dengan penerapan ini maka kami memperkuat standar know your customer (KYC) di industri, mempercepat proses registrasi, meningkatkan akurasi, serta meminimalkan risiko penipuan identitas dan penyalahgunaan data," tegas Merza Fachys.

Sebelumnya, XLSmart telah mengintegrasikan pusat operasional dan monitoring kualitas layanan terpadu (Customer Experience & Service Operation Center – CE & SOC) di satu lokasi yang sama, yaitu di Gedung XLSmart Bumi Serpong Damai (BSD) City, Tangerang Selatan.

CE & SOC ini merupakan penggabungan dua Network Operation Center (NOC) yang sebelumnya dimiliki oleh XL Axiata di XL Axiata Tower, Kuningan, Jakarta Selatan, dan Smartfren di BSD – Tangerang Selatan.

Pusat operasional dan monitoring kualitas layanan terpadu (CE & SOC) ini sudah mulai terintegrasi sejak Juli 2025, yang menandai tonggak penting dalam fase pascamerger, di mana XLSmart memprioritaskan stabilitas jaringan dan efektiftas serta efisiensi operasional.

Dengan desain yang lebih modern dan terintegrasi, CE & SOC memantau semua layanan, termasuk layanan mobile internet, panggilan suara, SMS, Value Added Service, IoT, corporate services, internet kabel, aplikasi layanan mandiri (myXL, Axisnet, MySF), hingga aplikasi OTT, guna memastikan kualitas jaringan prima seluruh pelanggan.