Pembiayaan Sepeda Motor Terus Tumbuh di Luar Pulau Jawa

Infrastruktur Jalan, FIF Group, sepeda motor, Transportasi Terbatas, Pembiayaan Sepeda Motor Terus Tumbuh di Luar Pulau Jawa

Akses transportasi yang terbatas masih menjadi tantangan bagi masyarakat di berbagai daerah pelosok Indonesia.

Minimnya pilihan angkutan umum dan kondisi infrastruktur jalan yang belum sepenuhnya berkembang membuat sepeda motor menjadi moda transportasi paling praktis dan terjangkau.

Kondisi ini mendorong permintaan pembiayaan sepeda motor terus tumbuh di wilayah-wilayah terpencil.

Direktur FIF Group, Daniel Hartono, menyebut sepeda motor kini bukan sekadar alat transportasi, melainkan solusi mobilitas yang bisa menjangkau semua kalangan.

“Motor itu memang buat semua kalangan masuk. Mereka cari alternatif mobilitas. Network FIF dan AHM (PT Astra Honda Motor) kan align. Kita banyak di pelosok-pelosok yang infrastruktur mobilitasnya kurang ter-develop. Itu yang membuat demand terus bertumbuh,” ujar Daniel di Jakarta, Selasa (23/9/2025).

Dia menambahkan, bagi masyarakat di luar kota besar, memiliki akses mobilitas lebih dari sekadar sepeda motor masih menjadi sebuah kemewahan. “Memang di sana, memang infrastruktur mobilitas itu kurang better developed. Jadi untuk mendapatkan tiga hal lain itu adalah luxury buat mereka untuk mendapatkan akses mobilitas. Jadi itu yang membuat sebenarnya kenapa permintaan terus bertumbuh,” jelasnya.

Infrastruktur Jalan, FIF Group, sepeda motor, Transportasi Terbatas, Pembiayaan Sepeda Motor Terus Tumbuh di Luar Pulau Jawa

Booth Honda di IMOS 2025

Daniel juga mengungkap adanya pergeseran geografis dalam pembiayaan.

Jika sebelumnya Jawa menyumbang lebih dari 60 persen, kini porsinya mulai menurun. “Kalau di kita pembiayaan di Jawa itu di 53 persen. Sekarang di Jawa itu 47 persen. Jadi memang kita banyak saat ini melayani pertumbuhan-pertumbuhan konsumen yang berada di luar Pulau Jawa: Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Indonesia Timur,” paparnya.

Dengan jaringan yang menjangkau berbagai daerah, FIF Group optimistis permintaan dari luar kota besar akan tetap menjadi penopang target pembiayaan sebesar Rp 49,6 triliun pada 2025.

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.