Statistik Mewah Federico Chiesa Tak Membuat Sang Italiano Puas
Penyerang Liverpool, Federico Chiesa, memainkan salah satu laga terbaiknya bagi kubu The Reds dalam kemenangan 2-1 atas Southampton di ajang Carabao Cup pada Rabu (24/9/2025).
Pertandingan babak ketiga Carabao Cup 2025-2026 Liverpool vs Southampton berlangsung di Anfield Stadium.
Federico Chiesa jadi bintang dengan mencatatkan dua assist bagi masing-masing gol Liverpool yang dicetak Alexander Isak dan gol kemenangan Hugo Ekitike, enam menit sebelum waktu penuh.
Dua assist tersebut menjadikan sang penyerang timnas Italia kini memiliki rerata satu gol atau asssit setiap 86 menit bagi Liverpool.
Selain itu, Chiesa juga menciptakan empat kesempatan mencetak gol dan melepas empat kali usaha ke gawang selama 90 menit merumput kontra tim Divisi Championship tersebut.
Tak ayal apabila Chiesa mendapat pujian dari pelatih Arne Slot seusai peluit akhir.
"Chiesa adalah pemain yang menurut saya paling terlibat di laga tadi, ia berusaha paling keras, dan bekerja paling keras," ujarnya.
Pertandingan Tidak Berjalan Selancar Itu
Kendati menang dan melaju ke babak keempat Piala Liga Inggris, Chiesa menuturkan bahwa pertandingan berjalan tidak sesuai skenario yang mereka inginkan.
"Saya pikir di laga ini kami punya kesempatan untuk menunjukkan bahwa kami adalah Liverpool dan seharusnya menang mudah," tutur Chiesa.
"Namun, kami membuat rumit diri sendiri. Kami bermain buruk dan harus berkembang serta lebih fokus."
Chiesa benar, ini tim Southampton yang musim lalu hanya menang dua kali dari 38 laga dan kebobolan 86 kali saat finish paling buntut di Premier League.
Southampton Salah Satu Tim Terburuk di Inggris
Perolehan poin Saints musim lalu hanyalah 12 dari satu musim penuh kompetisi, hanya satu angka lebih baik dari perolehan poin terburuk sepanjang sejarah Premier League yang ditorehkan Derby County pada 2007-08.
Musim lalu angka ekspektasi kebobolan (xGA) Southampton mencapai 84,8. Dalam artian bahwa berdasarkan jumlah peluang yang diciptakan lawan-lawan mereka, Saints seharusnya kebobolan jumlah gol tersebut.
Ini merupakan angka Jauh terburuk di Liga Inggris musim lalu di mana yang kedua adalah Ipswich dengan 72,7xGA.
Hal tersebut semakin meningkatkan anggapan bahwa lawan-lawan bisa dengan mudahnya mengeksploitasi pertahanan Saints musim lalu.
Alhasil, wajar apabila kemenangan lawan Liverpool ini tetap layak dirayakan para suporter The Reds tetapi dengan ekspektasi bahwa para pemain mereka seharusnya dapat menang dengan margin lebih besar lagi mengingat kualitas lawan yang dihadapi.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.