xAI Rilis Model AI Grok 4 Fast, Lebih Cepat, Efisien, dan Terjangkau
Perusahaan kecerdasan buatan milik Elon Musk, xAI, resmi meluncurkan model kecerdasan buatan (AI) terbarunya, yakni Grok 4 Fast pekan ini.
Model AI ini merupakan penerus dari Grok 4 yang diklaim lebih cepat, efisien, dan terjangkau.
Menurut pengumuman resmi di blog xAI, Grok 4 Fast diklaim dapat memberikan performa setara Grok 4, namun dengan penggunaan thinking tokens 40 persen lebih sedikit.
Maksud thinking tokens di sini adalah jumlah seputar panjangnya proses pemikiran atau kata-kata hingga kalimat yang diproses oleh model AI. Thinking tokens dipakai AI untuk berpikir supaya dapat menjawab suatu persoalan.
Nah, karena penggunaannya berkurang, Grok 4 Fast tentunya dapat berpikir dengan lebih cepat, lantaran proses berpikir akan lebih disederhanakan dan tak berbelit atau berpikir panjang.
Selain cepat, pengurangan thinking tokens ini juga berujung pada efisiensi Grok 4 Fast. xAI menyebut biaya pemakaian Grok 4 Fast bisa 98 persen lebih efisien dari Grok 4 pada beberapa uji benchmark.
Dalam beberapa platform uji coba (benchmark), xAI mengeklaim Grok 4 Fast bisa lebih unggul berkat tingkat kepadatan kecerdasan dan data yang ada di dalamnya. Hasil benchmark untuk model AI ini bisa dilihat di informasi berikut:
- GPQA Diamond: 85,7 persen (nyaris setara Grok 4 dan GPT-5)
- AIME 2025: 92,0 persen (lebih tinggi dari Grok 4)
- HMMT 2025: 93,3 persen (lebih unggul dibanding Grok 4 dan Grok 3 Mini)
- LiveCodeBench: 80,0 persen (lebih baik dari Grok 3 Mini dan mendekati GPT-5)
Mendukung 2 juta context window
Ilustrasi model AI Grok.
Grok 4 Fast mendukung jumlah context window mencapai 2 juta token (satuan kata atau kalimat yang diposes AI). Artinya, pemahaman model AI soal konteks-konteks persoalan yang dikirimkan pengguna akan jauh lebih banyak dan baik.
Model AI ini juga mendukung pencarian web dan integrasi dengan platform X, serta arsitektur terpadu yang menggabungkan mode reasoning (penalaran panjang) dan non-reasoning (jawaban cepat) dalam satu model.
Dengan begitu, Grok 4 Fast mampu memberikan jawaban instan untuk pertanyaan sederhana, sekaligus melakukan penalaran mendalam untuk pertanyaan kompleks secara otomatis, tanpa perlu berganti model.
Teknologi lain yang disertakan dalam Grok 4 Fast meliputi tool-use reinforcement learning untuk memutuskan cara atau teknik pencarian informasi, dukungan untuk membaca gambar dan video, hingga dukungan untuk merangkum hasil pencarian cepat.
Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari xAI, Senin (22/9/2025), model AI terbaru ini tersedia untuk semua pengguna, termasuk pengguna gratis, di web, iOS, dan Android.
xAI juga membuka akses Grok 4 Fast lewat OpenRouter, Vercel AI Gateway, serta API xAI dengan dua varian, yaitu "grok-4-fast-reasoning" dan "grok-4-fast-non-reasoning". Keduanya hadir dengan context window mencapai 2 juta token.
Bagi pengembang, harga akses model ini dipatok mulai dari 0,20 dolar AS per satu juta input token (sekitar Rp 3.300) dan 0,50 dolar AS (sekitar Rp 8.300) per satu juta output token.
Untuk token yang diingat sementara (cached) oleh model AI dikenakan biaya 0,05 dollar AS (sekitar Rp 830) per satu juta input token.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.