Panen Kekalahan di MU, Ruben Amorim Ngotot Tolak Ubah Filosofi Bermain
Pelatih Man United, Ruben Amorim masih enggan mengubah filosofi permainan yang telah diterapkannya di tengah hasil buruk Man United.
Kekalahan telak Man United atas Man City dengan skor 3-0 pada Minggu (14/9/2025) kemarin menambah daftar hasil negatif di bawah kepelatihannya.
Walaupun mendapatkan banyak kritik dari berbagai pihak, Amorim tetap meyakini pendekatan yang diterapkannya.
Baginya, sistem yang ia bawa saat ini masih sesuai dengan harapannya. Amorim justru mengancam untuk mengubah pemain daripada filosofi bermain yang ia gunakan.
"Ketika saya ingin mengubah filosofi saya, saya akan berubah. Jika tidak, Anda harus mengubah orangnya," ungkap Amorim dikutip dari Metro.
Amorim bertekad untuk terus memakai sistem tersebut sampai akhirnya ia berubah pikiran.
"Kita akan membicarakannya setiap laga saat kalah. Saya tidak percaya pada itu, pada sistem, atau apa pun. Saya percaya pada cara saya dan akan bermain dengan cara saya sampai saya ingin berubah," jelasnya.
Kritik Legenda Man United
Legenda Man United, Gary Neville meyakini posisi Ruben Amorim kian berada di bawah tekanan.
Selain karena hasil buruk, Neville menilai posisi Ruben Amorim yang terancam akibat bersikeras mempertahankan sistem bermain yang membuat penampilan Man United kian terpuruk.
"Saya pikir akan ada tekanan yang diberikan kepada manajer dan kekakuannya dalam mempertahankan sistem," kata Neville.
Menurut Neville, perlu ada perubahan dari Amorim dan pemahaman taktik dari para pemain untuk memperbaiki situasi saat ini.
"Harus ada perubahan haluan yang cepat, dan ide manajer harus segera dipahami para pemain.
Desak Ruben Amorim Ubah Sistem
Selain Gary Neville, Roy Keane juga ikut menyoroti sikap Ruben Amorim yang dianggap keras kepala dengan sistem yang ia terapkan.
Meski sudah terbukti gagal, Amorim dianggap tidak mau mengubahnya meski hasil buruk seakan datang bergiliran.
"Anda berbicara tentang sistemnya, tetapi manajer (Amorim) tetap teguh pada pendiriannya. Dia tidak bergeming. Hasil pertandingan, dan kita melihat poin per pertandingan, gol yang dicetak, gol yang kebobolan, itu membuat saya khawatir. Itu bukan hasil yang bagus," ucap Roy Keane.
Sejak mengambil alih Man United, Amorim hanya mampu meraih 8 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 16 kekalahan dari total 31 pertandingan Liga Inggris yang dijalani.
Catatan buruk ini menimbulkan keraguan di kalangan publik mengenai efektivitas strategi yang digunakannya, terutama terkait dengan penerapan formasi tiga bek sejajar.
Amorim yang datang ke Old Trafford dengan visi baru, telah merombak sistem yang ditinggalkan Erik ten Hag dengan menerapkan skema tiga bek.
Filosofi ini diharapkan dapat memberikan identitas baru bagi MU, tetapi hasil yang diperoleh di lapangan masih jauh dari harapan.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.