Kata Ruben Amorim usai MU Hancurkan Brighton
Manchester United tampil menggila di Old Trafford. MU menumbangkan Brighton & Hove Albion dengan skor 4-2 dalam laga lanjutan Premier League, Sabtu malam waktu setempat atau Minggu dini hari WIB, 26 Oktober 2025.
Kemenangan itu terasa istimewa. Pasalnya, tiga poin atas Brighton menjadi kemenangan ketiga beruntun bagi pasukan Ruben Amorim di Liga Inggris sebuah capaian yang terakhir kali diraih sejak Februari 2024. United kini naik ke posisi empat klasemen sementara, hanya berjarak tiga poin dari Arsenal di puncak.
Sosok yang paling mencuri perhatian dalam laga ini adalah Bryan Mbeumo. Pemain asal Kamerun itu mencetak dua gol, termasuk gol penutup di menit ke-97 yang memastikan kemenangan MU lewat skema cerdas umpan Ayden Heaven yang dibiarkan Bruno Fernandes.
Selain Mbeumo, dua pemain lain juga jadi sorotan utama Amorim: Matheus Cunha dan Casemiro.
Pelatih asal Portugal itu menilai keduanya tampil luar biasa dan menjadi kunci dominasi Setan Merah sepanjang pertandingan.
“Saya sangat suka cara Cunha bertahan hari ini. Ia tidak terlalu terburu-buru menekan, tapi tahu kapan harus kembali ke posisi. Hari ini dia bermain sangat baik. Dia sempat frustrasi karena belum mencetak gol, tapi kali ini dia menyalurkan energi itu dengan tepat,” ujar Amorim dikutip dari Express.
Menurut Amorim, Cunha menunjukkan mentalitas besar dan tanggung jawab di lapangan. “Dia lebih nyaman ketika laga berjalan sulit, dia ingin memikul tanggung jawab. Saya sangat senang dengan performanya,” sambungnya.
Sementara itu, Amorim juga menyanjung peran Casemiro yang kembali jadi jangkar permainan tim. Pelatih 39 tahun itu bahkan berharap para pemain muda MU bisa belajar dari etos kerja sang gelandang veteran asal Brasil.
“Casemiro memberi banyak pengalaman, dia contoh untuk semua pemain. Di awal musim dia tertinggal dari beberapa gelandang, tapi dia bekerja keras dan kini kembali ke tim nasional. Dia sangat penting untuk kami,” tegas Amorim.
“Pemain lain harus melihat Casemiro. Sepak bola bisa berubah cepat. Jika kamu bekerja keras, kamu akan mendapat tempat,” tambahnya.
Amorim juga menilai kemenangan atas Brighton terasa lebih spesial dibanding saat mengalahkan Liverpool pekan lalu.
“Saya punya perasaan kemenangan ini lebih besar. Hari ini kami bermain lebih lengkap, bertahan tinggi, bertahan rendah, dan menciptakan banyak peluang. Liverpool tidak pantas menang di laga sebelumnya, tapi hari ini kami benar-benar menunjukkan dominasi,” ujarnya.
Soal strategi, Amorim menjelaskan bahwa pendekatan berbeda diterapkan tergantung pada komposisi pemain belakang.
“Ketika ada Harry Maguire, kami bisa bertahan lebih rendah. Tapi dengan Luke Shaw, yang cepat dan agresif, kami bisa menekan lebih tinggi,” katanya.
Ia juga memastikan kondisi Luke Shaw baik-baik saja meski sempat ditarik keluar lebih awal. “Luke sempat sakit karena virus pekan ini, tapi sekarang dia baik-baik saja,” tutur Amorim menutup konferensi pers.
Kemenangan atas Brighton semakin mengukuhkan momentum positif Manchester United yang kini mulai menemukan ritme terbaiknya di bawah Ruben Amorim.