Heboh Fabregas Sindir Strategi Ruben Amorim

Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas
Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas

 Sebuah cuplikan analisis Cesc Fabregas kembali viral usai Manchester United kecolongan gol telat saat ditahan West Ham 1-1.

Video itu menyorot alasan Fabregas enggan memasukkan bek ketika timnya unggul tipis 1-0 – sesuatu yang dianggap mirip dengan keputusan Ruben Amorim di laga tersebut.

United sebenarnya memimpin lewat gol Diogo Dalot pada menit ke-59. Namun momentum berubah usai Amorim menarik Matheus Cunha dan Joshua Zirkzee, lalu memasukkan Manuel Ugarte serta Mason Mount.

Empat dari lima pergantian pemain United cenderung defensif, membuat West Ham makin leluasa menekan.

Hasilnya, Soungoutou Magassa mencetak gol penyeimbang pada menit ke-83 dan memupus tiga poin yang sudah di depan mata. Kobbie Mainoo hanya duduk di bangku cadangan menyaksikan timnya kehilangan kontrol pertandingan.

Ditanya apakah dirinya terlalu konservatif, Amorim membantah. “Kami kalah karena second ball. Bukan soal menambah pemain ofensif,” ujarnya.

Namun setelah peluit panjang, fans justru ramai membagikan klip Fabregas. Dalam video itu, Fabregas menjelaskan mengapa memasukkan bek di situasi unggul tipis justru bisa menjadi bumerang.

Menurutnya, pergantian pemain yang bersifat defensif membuat mindset tim otomatis turun dan mengundang tekanan lawan. “80 sampai 90 persen, itu berakhir buruk,” ujar mantan gelandang Barcelona dan Chelsea tersebut.

“Cesc spot on. Amorim perlu lebih berani sebagai pelatih United,” tulis seorang fan.

Yang lain menambahkan, “Amorim terlalu takut ambil risiko. Pemain dan taktiknya selalu defensif.”

United kembali gagal mengamankan kemenangan, sementara para pendukung mempertanyakan pola pikir sang pelatih yang dianggap terlalu berhati-hati.